Berita Jakarta

Jaga Aspek Keselamatan, Tradisi Water Salute Sambut Kontingen Indonesia Saat Berada di Dalam Bus

Prosesi water salute dilakukan dengan menempatkan dua kendaraan pemadam kebakaran untuk saling berhadapan.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Prosesi& tradisi water salute yang dilakukan pihak Bandara Soekarno-Hatta, kepada bus yang membawa Kontingen Indonesia, sebagai penghormatan atas perjuangan membawa nama Indonesia di Olimpade Tokyo 2020.   

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG  --- Bandara Soekarno-Hatta menggelar penyambutan khusus untuk menjemput kloter terakhir Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 yang tiba pada Rabu, 4 Agustus 2021 kemarin.

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi mengatakan, penyambutan khusus tersebut dilakukan, sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan seluruh atlet serta tim official selama membawa nama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020.

Peraih medali emas atlet bulu tangkis Indonesia, Greysia Polii dan Apriani Rahayu turut bergabung dalam rombongan kloter terakhir yang menggunakan pesawat Japan Airlines nomor penerbangan JL 729 itu.

"Penyambutan khusus secara sederhana dimulai dengan melakukan penjemputan terhadap pesawat sesaat setelah mendarat mulus pada pukul 23.45 WIB," ujar Agus Haryadi saat menyampaikan keterangan resminya, pada Sabtu (7/8/2021).

"Penjemputan dilakukan oleh kendaraan Follow Me Car yang turut membawa tiga bendera Merah Putih, untuk mengawal pesawat menuju apron di sisi Terminal 3. Setelah pesawat parkir di apron, rombongan kemudian berpindah menaiki bus untuk menuju gedung VIP Terminal 3," imbuhnya.

Lebih lanjut Agus Haryadi menjelaskan, pihak Bandara Soekarno-Hatta melakukan tradisi water salute kepada bus yang membawa Kontingen Indonesia

Prosesi water salute dilakukan dengan menempatkan dua kendaraan pemadam kebakaran untuk saling berhadapan.

Lalu, bus yang membawa kontingen melintas di tengah-tengah dua kendaraan tersebut.

Saat bus melintas, kedua kendaraan pemadam saling menembakkan air membumbung tinggi tepat ke satu titik di atas bus tersebut.

"Kami menyediakan kendaraan Follow Me Car dengan tiga bendera Merah Putih menjemput pesawat di airside, lalu kemudian dilakukan prosesi water salute terhadap bus yang membawa kontingen menuju gedung VIP Terminal 3," kata Agus Haryadi.

Adapun prosesi water salute biasanya dilakukan Bandara Soekarno-Hatta terhadap pesawat.

Namun karena mempertimbangkan  sejumlah aspek, salah satunya ialah waktu kedatangan pada tengah malam.

Maka kali ini water salute dilakukan terhadap bus yang membawa kontingen, dengan tujuan tetap menjaga aspek keselamatan.

"Kami berharap esensi dari water salute ini tetap terjaga, yakni prosesi ini dilakukan sebagai penghormatan dan terima kasih bagi para atlet dan official termasuk pasangan peraih medali emas bulu tangkis Greysia Polii dan Apriani Rahayu, yang telah menunjukkan semangat juang dan kolaborasi untuk mengharumkan nama bangsa," terang Agus Haryadi.

Di gedung VIP Terminal 3 Bandara Soetta, Menteri Pemuda dan Olahraga  Zainudin Amali, sudah bersiap untuk menyambut kontingen yang sudah mengharumkan nama Indonesia dikancah Internasional tersebut.

"Setelah dari Bandara Soetta, Kontingen Indonesia akan menjalani karantina sebagaimana yang dipersyaratkan pemerintah kepada WNI yang baru tiba di Tanah Air di tengah pandemi Covid-19," tutup Agus Haryadi.

 
 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved