Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

BOR Menurun, RSUD Kota Tangerang Bersiap Kembali Buka Pelayanan Pasien Umum

Dengan melihat penurunan angka kasus Covid-19 di Kota Tangerang, Pemkot Tangerang optimis kembali membuka pelayanan umum

Wartakotalive/Gilbert Sem Sandro
Arief Wismansyah saat meyampaikan keterangan tentang RSUD Kota Tangerang kembali dibuka untuk melayani pasien umum. 

Tingkat Keterisian RS Menurun, RSUD Kota Tangerang Bersiap Kembali Buka Pelayanan Pasien Umum

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Rumah Sakit Umum Daerah - RSUD Kota Tangerang kini tengah bersiap kembali membuka pelayanan umum bagi pasien non Covid-19 pada Senin 9 Agustus 2021 mendatang.

Walikota Tangerang, Arief Wismansyah mengatakan, langkah tersebut diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang karena melihat penurunan tingkat keterisian Rumah Sakit.

Saat ini, tingkat keterisian bed occupancy rate (BOR) di RS seluruh kota Tangerang sudah menurun, hingga menjadi 43 persen.

Sedangkan khusus RSUD Kota Tangerang, tingkat keterisian saat ini sudah mencapai 42 persen.

Dengan melihat penurunan angka kasus Covid-19 di Kota Tangerang, Pemkot Tangerang optimis kembali membuka pelayanan umum, guna membantu menangani masyarakat yang merupakan pasien non Covid-19.

"Jadi pembukaan RSUD Kota Tangerang dilakukan, karena kita merasa angka keterisian rumah sakit maupun angka kematian di Tangerang sudah menurun," ujar Arief Wismansyah saat memantau pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 tahap tiga bagi Tenaga Kesehatan, di Kantor Dinas Kesehatan Tangerang, Sabtu (7/8/2021).

Baca juga: 9 Agustus Nanti RSUD Kota Tangerang Buka Kembali Pelayanan Umum untuk Pasien Non Covid-19

Baca juga: Kabar Gembira, dari 580 Tempat Tidur di RSUD CAM Bekasi, Hanya Terisi 300 Pasien Covid

"Mudah-mudahan dengan dibukanya pelayanan umum nanti, bisa membantu  menangani masyarakat yang merupakan pasien non Covid-19," tambahnya.

Pelayanan umum yang akan kembali dibuka RSUD Kota Tangerang yakni, seperti melayani pasien rawat jalan, rawat inap, poli klinik, IGD, dan pelayanan kesehatan lainnya.

Lebih lanjut Arief mengungkapkan, langkah pemerintah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat - PPKM Darurat hingga PPKM level 1 sampai PPPKM level 4, merupakan kunci utama keberhasilan menekan laju penyebaran Covid-19 khususnya Kota Tangerang.

Hal tersebut dinilai Arief, efektif untuk mengatur dan mengelola mobilitas masyarakat yang sebelumnya cukup tinggi.

"Meskipun untuk melakukan kebijakan itu banyak pertimbangan yang kita pertimbangkan, seperti sisi ekonomi, kesehatan, dan lainnya," kata Arief.

"Tapi kita semua sudah melakukan yang terbaik, terbukti dengan suksesnya kita menekan angka Covid-19 sehingga membuat tingkat keterisian rumah sakit menurun. Selain itu kita juga berhasil menekan angka kematian karena kasus Covid-19 di Kota Tangerang," jelas Arief Wismansyah.

Oleh sebab itu, Arief mengimbau warga Kota Tangerang untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, menghindari kerumunan.

Arief juga mengajak masyarakat agar melakukan vaksinasi, yang berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari virus Covid-19.

Sebab, saat ini Pemkot Tangerang juga tengah fokus mempercepat pemberian vaksinasi baik dosis pertama maupun dosis kedua, dengan bekerja sama dengan berbagai instansi, untuk mendirikan gerai-gersi vaksinasi yang ada di setiap titik wilayah Kota Tangerang.

"Mudah-mudahan masyarakat semakin disiplin merapakan prokes dimanapun berada, serta mari kita tingkatkan kekebalan tubuh dengan melakukan vaksinasi, yang berguna untuk memutus rantai penularan Covid-19," tutup Arief Wismansyah. (m28)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved