Breaking News:

Bansos

Kena Sentil Anies, Lurah Utan Panjang Tak Lagi Jadikan Sertifikat Vaksin untuk Ambil Bansos

"Kalau memang ada arahan terbaru kita ikutin sesuai arahan Gubernur. Kan kita mengikuti arahan pimpinan," kata Amadeo, Jumat (6/8/2021).

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
istimewa
Ilustrasi pencairan bantuan sosial dari Kementerian Sosial. 

WARTAKOTALIVE.COM,GAMBIR --- Setelah kena sentil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menerapkan sertifikat vaksin sebagai syarat ambil bansos, kini Lurah Utan Panjang, Kecamatan Kemayoran, Amadeo tak lagi menerapkan hal tersebut.

Amadeo mengaku pihaknya akan mengikuti instruksi pimpinannya, jika memang hal tersebut tidak boleh dilakukan sebagai syarat pengambilan bantuan sosial yang dilakukan beberapa waktu lalu.

"Kalau memang ada arahan terbaru kita ikutin sesuai arahan Gubernur. Kan kita mengikuti arahan pimpinan," kata Amadeo, Jumat (6/8/2021).

Amadeo mengaku memang beberapa waktu lalu tengah menerapkan persyaratan vaksin sebagai syarat pengambilan bansos.

Hal ini dilakukan agar masyarakat yang belum vaksin bisa lebih dulu mendatangi sentra vaksin.

Bahkan dirinya menyebut setelah persyaratan itu dilakukan, jumlah masyarakat yang vaksin pun mengalami peningkatan.

Namun jika hal itu tidak diperbolehkan, tentu pihaknya tidak tidak melanjutkan.

"Setelah syarat itu diterapkan sih banyak yang akhirnya vaksin. Sekarang belum turun lagi, kalau memang ada lagi ya kita ikuti statement gubernur

Sebelumnya  Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan, sertifikat vaksinasi Covid-19 tidak boleh menjadi syarat untuk mengambil bantuan sosial.

Anies mengatakan, syarat sertifikat vaksin hanya diperuntukkan bagi warga yang hendak melakukan kegiatan secara umum.

"Semua kegiatan yang sifatnya kemanusiaan tidak boleh disambungkan dengan persyaratan (vaksin) itu. Tidak boleh. Karena itu bansos untuk menyambung hidup. Tidak boleh, apapun juga," kata Anies. 

Saat ditanya mengenai adanya satu kelurahan di Jakarta Pusat yang menerapkan syarat sertifikat vaksin sebagai syarat pengambilan bansos, Anies pun menegaskan bahwa lurah tersebut telah melakukan pelanggaran. 

"Tidak boleh. Itu melanggar. Kalau bansos dibagi kemudian dianjurkan vaksin boleh. Tapi kalau dibagi dengan syarat sudah vaksin tidak boleh," ucapnya. 

Baca juga: Disdik Kota Bekasi Akui Masih Banyak Orangtua Murid Tidak Setuju Anaknya Divaksin

Baca juga: Aplikasi Peduli Lindunginya Bermasalah, Driver Ojol Ini Nyaris Putus Asa Saat Masuk ke Lippo Mal

Baca juga: 9 Agustus Nanti RSUD Kota Tangerang Buka Kembali Pelayanan Umum untuk Pasien Non Covid-19

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved