Minggu, 10 Mei 2026

BI Tambah Likuiditas Pasar Uang dan Perbankan Rp 101,1 Triliun 

BI Tambah Likuiditas Pasar Uang dan Perbankan Rp 101,1 Triliun . Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Tayang:

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan, penguatan strategi operasi moneter terus dilakukan untuk memperkuat efektivitas kebijakan akomodatif. 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pihaknya juga melanjutkan penambahan likuiditas ke pasar uang dan perbankan di tahun ini. 

"Bank Indonesia telah menambah likuiditas atau quantitative easing di perbankan sebesar Rp 101,1 triliun hingga 19 Juli 2021," ujarnya saat konferensi pers "KSSK Triwulan III 2021" secara virtual, Jumat (6/8/2021). 

Baca juga: Kapolres Metro Jakarta Selatan Belum Tentukan Jadwal Wajib Lapor untuk Dinar Candy

Pembelian SBN di pasar perdana sebagai bagian dari sinergi kebijakan BI dan pemerintah untuk pendanaan APBN 2021 juga berlanjut. 

Hingga 19 Juli 2021, pembelian SBN di pasar perdana tercatat sebesar Rp 124,13 triliun yang terdiri dari Rp 48,67 triliun melalui mekanisme lelang utama dan Rp 75,46 triliun melalui mekanisme Greenshoe Option (GSO). 

Selanjutnya, Perry menambahkan, BI melakukan akselerasi pendalaman pasar keuangan termasuk melalui implementasi Electronic Trading Platform (ETP) Multimatching. 

"Khususnya pasar uang rupiah dan valas serta percepatan pendirian Central Counterparty (CCP)" pungkasnya. (Yanuar Riezqi Yovanda)

Baca juga: Presiden Jokowi Resmikan Rumah Sakit Covid-19, Bisa untuk Melayani Perawatan Ibu dan Anak

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved