Breaking News:

Berita Video

VIDEO : Akan Bertemu Presiden, Tim Olimpiade Indonesia Jalani Karantina Selama 8 Hari

Mereka juga siap menjalankan karantina selama delapan hari ke depan, dan Insya Allah kita semua selalu sehat

Editor: Alex Suban
Tribunnews.com/Abdul Majid
Menpora Zainudin Amali saat menyambut kehadiran Greysia Polii dkk. di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (5/8/2021) dini hari. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA  – Meski tes covid-19 telah dinyatakan negatif baik saat di Tokyo dan setibanya di Jakarta, kloter terakhir kontingen Indonesia harus tetap menjalani karantina.

CdM kontingen Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan kondisi fisik para atletnya yang tetap sehat dan terhindar dari paparan covid-19 lantaran disiplin saat di Tokyo.

Simak Video Berikut

Baca juga: Berangkat ke Olimpiade Tokyo, Kontingen Bulutangkis Indonesia Dapat Perlindungan Asuransi

Baca juga: VIDEO : Greysia Polii/Apriyani Rahayu Tiba di Tanah Air

Bahkan, mereka juga tetap berlatih untuk menjaga kondisi tubuhnya setelah tampil di pertandingan terakhir.

“Pada kesempatan ini saya sampaikan juga walaupun selesai bertanding mereka tetap langsung latihan di sana,” kata Rosan di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (5/8/2021) dini hari.

“Mereka juga siap menjalankan karantina selama delapan hari ke depan, dan Insya Allah kita semua selalu sehat dan kami sangat bangga dengan semangat mereka walaupun mereka merasa jenuh juga karena selalu di kamar, tetapi alhamdulillah kita bisa kembali di sini dengan sehat walafiat dan juga membawa medali yang mengharumkan untuk kita semua,” sambungnya.

Di Olimpiade kali ini, para atlet Indonesia sukses memboyong lima medali; satu emas, satu perak dan tiga perunggu.

Baca juga: Ada Peran Besar dari Sang Bunda dalam Keberhasilan Apriyani Rahayu Sabet Emas Olimpiade Tokyo 2020

Baca juga: Raih Emas Olimpiade Tokyo 2020, Greysia/Apriyani Dihadiahi Rumah Seharga Miliaran di PIK 2, Jakut

Perolehan itu membuat Indonesia kini berada di peringkat ke-43 sementara. Lebih baik dari Olimpiade Rio de Janeiro 2016 yang mana Indonesia hanya mengemas tiga medali; satu emas, dua perak.

Atas pencapaian itu, mereka pun bakal mendapatkan apresiasi pemerintah.

Jika mengacu pada tahun sebelumnya, medali emas mendapatkan bonus Rp 5 miliar, perak Rp 3 miliar dan perunggu Rp 1 miliar.

Akan tetapi, penentuan besaran bonus bakal diinfokan usai pihaknya berkoordinasi dengan NOC Indonesia dan melapor ke Presiden Joko Widodo.

“Sampai sekarang saya belum memberikan jawaban (besaran bonus-red) kalau sudah ada keputusan akan saya sampaikan ke publik," kata Menpora Amali beberapa hari lalu.

Baca juga: Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky Bangga dan Bersyukur Atas Hasil di Olimpiade Tokyo

Baca juga: Abdul Aziz & Zalnando Beri Ucapan Selamat ke Greysia/Apriyani yang Sukses Raih Medali Emas Olimpiade

“Tetapi saya yakinkan itu (bonus) pasti ada. Setiap atlet dan pelatih yang berprestasi pada ajang multi event internasional bahkan tingkat regional ASEAN pun pemerintah selalu memberikan apresiasi dan penghargaan," sambungnya.

“Mengenai angkanya yang banyak ditanyakan, kami belum memutuskan karena masih harus dirapatkan dulu di internal Kemenpora karena itu bukan keputusan saya sendiri dan juga akan didiskusikan dengan Komite Olimpiade Indonesia,” pungkas Menpora.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved