Breaking News:

Virus Corona Tangerang

Pemkab Tangerang Hapuskan Sanksi Denda Bagi Wajib Pajak yang Telat untuk Dongkak Penerimaan

Pemkab Tangerang melalui Bapenda mengeliarkan kebijakan menghapuskan sanksi bagi wajib pajak yang telat bayar untuk mengatasi pendapatan yang turun.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Pemkab Tangerang Hapuskan Sanksi Denda Bagi Wajib Pajak yang Telat untuk Dongkak Penerimaan
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kepala Bidang Pajak Daeraj PBBP2 dan BPHTB pada Bapenda Kabupaten Tangerang, Dwi Chandra Budiman, mengatakan pihaknya akan menghapuskan sanksi denda kepada wajib pajak yang telat bayar.

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Persentase pendapatan pajak di Kabupaten Tangerang mengalami pertumbuhan di kala pandemi.

Namun secara penerimaan anjlok signifikan bertepatan penerapan PPKM Level 4 saat ini.

Baca juga: Striker Pasukan Serigala Ini Optimis lagi meski Tulang Tengkoraknya Retak

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Bidang Pajak Daerah PBBP2 dan BPHTB Bapenda Kabupaten Tangerang, Dwi Chandra Budiman.

Dwi menjelaskan, memasuki medio Januari hingga Juni pendapatan tumbuh mencapai 30 persen.

"Alhamdulillah Januari sampai Juni naik sampai 30 persen. Tapi di bulan Juni hingga Juli meski tumbuh 11 persen, namun penerimaannya menurun," ujar Dwi kepada Warta Kota, Kamis (5/8/2021).

Dwi merinci pada Juni-Juli ini tahun lalu bisa mencapai sekitar Rp 80 miliar, namun tahun ini hanya mendapatkan Rp 30 miliar.

"Turunnya sampai 50 persen lebih," ucapnya.

Baca juga: Sandiaga Uno Sarankan Ribuan Masjid Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19

Di bulan tersebut pemerintah tengah gencar-gencarnya menerapkan PPKM Darurat, dan kini berganti menjadi PPKM Level 3 dan 4.

"PPKM ini memang merupakan kebijakan pemerintah untuk menekan laju kasus Covid-19 yang sedang tinggi. Tahun lalu juga kan ada PSBB tapi penerimaan berjalan normal," kata Dwi.

Menurutnya, penerimaan mengalami penurunan karena sektor esensial seperti bank melakukan pembatasan operasional.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved