Breaking News:

Warna Pesawat Kepresidenan Diganti, Partai Demokrat: Buta Mata dan Hati, Sibuk Bersolek Saat Pandemi

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat itu mengatakan, saat ini Indonesia sedang krisis kesehatan dan krisis ekonomi.

Editor: Yaspen Martinus
Twitter@alvinlie21
Partai Demokrat mengkritik pengecatan ulang pesawat kepresidenan. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Partai Demokrat mengkritik pengecatan ulang pesawat kepresidenan.

Menurut politisi Partai Demokrat Kamhar Lakumani, kritik dilontarkan pihaknya bukan karena warna pesawat kepresidenan diganti jadi merah putih, dari sebelumnya berwarnan biru putih.

"Bukan persoalan politik warna atau warna sebagai identitas politik," kata Kamhar kepada wartawan, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: Cat Ulang Pesawat Kepresidenan Habiskan Dana Hingga Rp 2 Miliar, Istana Bantah Foya-foya

Kritik, kata Kamhar, jauh lebih substantif, di mana situasi objektif Indonesia sedang prihatin akibat terpaan badai pandemi Covid-19 yang tak berkesudahan, dan keterbatasan anggaran.

"Namun pemerintah malah lebih memperhatikan dandanan atau sibuk bersolek."

"Sungguh tak punya sensitivitas dan empati dalam menilai situasi, dan tak punya kebijaksanaan dalam mengalokasikan anggaran."

Baca juga: Pasien Covid-19 Berkurang Drastis, 8 Tenda Darurat di RSUD Chasbullah Abdulmadjid Bekasi Dibongkar

"Buta mata dan buta hati."

"Apalagi jika argumentasinya bahwa perubahan warna ini telah direncanakan sejak jauh-jauh hari, sejak 2019.

"Semakin menunjukkan kebodohan dan ketidakpekaan untuk memahami bahwa negara kita tengah mengalami krisis," tuturnya.

Baca juga: RSDC Wisma Atlet Kemayoran Bakal Tambah Jumlah Tempat Tidur, ICU, IMCU, dan HCU

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat itu mengatakan, saat ini Indonesia sedang krisis kesehatan dan krisis ekonomi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved