Breaking News:

VIDEO Pemkot Jakarta Pusat Kosongkan Kafe Paradigma Menteng, Tak Berizin dan Akan Jadi Sentra Vaksin

Kabag Hukum Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Ani Suryani mengatakan jika Kafe Paradigma berada di lahan aset Pemda

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Murtopo

WARTAKOTALIVE.COM,MENTENG -- Kafe Paradigma di kawasan Menteng Jakarta Pusat, pada Rabu (4/8) dilakukan pengosongan oleh Pemkot Jakarta Pusat karena tidak memiliki izin usaha.

Selain itu Kafe tersebut juga berada di lahan aset Pemda DKI Jakarta.

Kabag Hukum Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Ani Suryani mengatakan jika Kafe Paradigma berada di lahan aset Pemda yang memanfaatan lahannya berada di tangan Partai Golkar sejak tahun 1973.

Namun pada tahun 2017 antara Kafe Paradigma dan Golkar terjalin perjanjian.

Baca juga: Pedagang Pasar Tradisional di Jakarta Selatan Belum Dapat Sosialisasi Vaksinasi Covid-19

Baca juga: DPRD DKI Maklumi Pelonggaran Kegiatan Masyarakat saat Perpanjangan PPKM Level 4

Baca juga: Luar Biasa BOR Perawatan Covid-19 Provinsi Banten Mengalami Penurunan hingga 61,55 persen

"Tapi karena menyalahi ketentuan, setelah 7 bulan Kafe Paradigma berjalan, makan perjanjian itu di batalkan. Pembatalan ini juga berdasarkan kesepakatan antara kedua belah pihak," kata Ani Suryani, Rabu (4/8/2021).

Dikatakan Ani, jika Kafe Paradigma yang berada di Jalan Pegangsaan Barat, Menteng Jakarta Pusat itu juga tidak memiliki izin usaha.

Sehingga atas hal ini pada tahun 2019, Pemerintah Kota Jakarta Pusat meminta untuk dilakukan penutupan.

Sejak saat peringatan tersebut, Kafe Paradigma pun akhirnya tutup hingga saat ini.

Bahkan beberapa barang yang ada di Kafe tersebut pun beberapa diantaranya juga sudah dipindahkan oleh pemilik kafe, hanya saja beberapa barang masih tersisa.

Baca juga: Sandiaga Uno Jalin Kolaborasi dengan Dunia Usaha, Akhiri Pandemi Covid-19 dan Buka Lapangan Kerja

Baca juga: Bisa Tunjukkan Sertifikat Vaksin Covid-19, Warteg Hingga Warung Kelontong di Pademangan Dapat Stiker

"Jadi beberapa barang sebenarnya sudah dipindahkan tapi ada juga yang belum dipindahkan. Sehingga sesuai dengan ketentuan, bahwa kami punya hak untuk melakukan pengosongan, apalagi ini lahan aset," katanya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved