Breaking News:

Virus Corona

Ketika NIK e-KTP Warga Cikarang Ternyata Dipakai WNA untuk Vaksinasi Covid-19, Bagaimana Bisa?

Dani menerangkan saat ini pendataan vaksinasi tidak terkoneksi dengan data Kemendagri, sehingga dapat terjadi persoalan tersebut.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Mohamad Yusuf
istimewa
(ILUSTRASI) Kasus warga Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang tidak bisa mendapatkan vaksin karena nomor induk kependudukan (NIK) dicatut warga negara asing (WNA) menjadi perhatian. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Kasus warga Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang tidak bisa mendapatkan vaksin karena nomor induk kependudukan (NIK) dicatut warga negara asing (WNA) menjadi perhatian.

Akhirnya, proses vaksinasi diputuskan memakai data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengungkapkan, atas kasus ini pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kemendagri.

Baca juga: Mengintip Perkiraan Gaji Wakil Komisaris BRI, Posisi yang Ditinggalkan Rektor UI Ari Kuncoro

Baca juga: Ketika Oknum Satpol PP, Dishub hingga BPBD Kompak Pungli ke Sopir Truk Modus Surat Vaksin Covid-19

PILU, Suami Istri Ini Terpaksa Jual Panci hingga Rice Cooker untuk Beli Beras Akibat Terdampak PPKM

Lalu, dilakukan tindaklanjut dengan melakukan pembahasan dengan Kementerian Kesehatan dan Kemenkominfo

“Hasil data akan disempurnakan dengan data Kemendagri, sudah dirapatkan di Kemendagri dengan Kemenkes dan Kemenkominfo," kata Dani, pada Rabu (4/8/2021).

Dani menerangkan saat ini pendataan vaksinasi tidak terkoneksi dengan data Kemendagri, sehingga dapat terjadi persoalan tersebut.

Maka itu, ketiga kementerian akan berkoordinasi untuk menyempurnakan data vaksin serta kesalahan pada NIK.

“Semua data vaksin akan disempurnakan dan data-data NIK yang salah akan diperbaiki sesuai database kependudukan di Kemendagri,” ucap dia.

Kepastian penyempurnaan data ini akan ditetapkan dalam perjanjian kerjasama pemanfaatan data kependudukan, yang akan dilakukan pada Jumat (6/8/2021).

“Hari Jumat besok akan ada penandatanganan PKS pemanfaatan data kependudukan dengan peduli lindungi dan PCare,” ucap dia.

Dani bersyukur kasus pencatutan NIK yang menimpa warganya langsung ditangani di tingkat nasional. Diharapkan tidak ada lagi warga yang tidak dapat divaksin karena persoalan administrasi.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved