Breaking News:

Berita Tangerang

Diringkus Saat Transaksi Sabu-sabu Buruh di Tangerang Gigit Jari, Barbuk Ditemukan di Bungkus Rokok

"Kami menemukan dua bungkus plastik klip bening berisikan narkotika jenis sabu-sabu yang berada di dalam bungkus rokok dengan berat bruto 0,30 gram

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Dedy
Istimewa
Seorang buruh di perusahaaan swasta diciduk jajaran Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang Polda Banten. Ia diringkus polisi di rumahnya, Kampung Cibogo Kulon, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang karena memiliki narkotika jenis sabu. 

WARTAKOTALIVE.COM, TIGARAKSA --- Seorang buruh di perusahaaan swasta di Kabupaten Tangerang diciduk kawanan polisi Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang Polda Banten.

Tersangka berinisial EE (26) diringkus polisi di rumahnya di Kampung Cibogo Kulon, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro, membenarkan penangkapan itu.

Ia mengatakan, pelaku diciduk sekira pukul 22.30 WIB saat akan melakukan transaksi narkotika jenis sabu.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu yang disimpan tersangka di plastik klip bening yang disembunyikan di dalam bungkus rokok.

"Kami menemukan dua bungkus plastik klip bening berisikan narkotika jenis sabu-sabu yang berada di dalam bungkus rokok dengan berat bruto 0,30 gram," kata Wahyu di Mapolresta Tangerang, Rabu (4/8/2021).

Wahyu menerangkan, narkotika jenis sabu dalam bungkus rokok itu ditemukan di dalam kantung celana yang dikenakan tersangka.

Polisi juga kemudian mengamankan telepon genggam tersangka yang saat dibuka ditemukan perbincangan chat transaksi narkoba jenis sabu.

Tersangka beserta barang bukti kemudian digelandang ke Polresta Tangerang untuk kepentingan pemeriksaan.

Wahyu memastikan akan terus mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan lainnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Tersangka terancam hukuman penjara paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara," ungkap Wahyu. 

Baca juga: Tersinggung Ditegur Sudah Lama Menganggur, Menantu Aniaya Mertua di Cengkareng Hingga Berujung Maut

Baca juga: Berstatus Tersangka Direktur Penimbun Obat Covid-19 di Kalideres Tidak Ditahan, Begini Alasan Polisi

Baca juga: 23 Dosen di Universitas Mercu Buana Dipecat Tiba-tiba Tanpa Membawa Pulang Uang Pesangon

 
 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved