Breaking News:

Berita Nasional

Buzzer Bandingkan Donasi Akidi Tio dan Donasi Umat Islam, Didu: Ternyata Kalian Geng Pemecah Bangsa

Said Didu menyoroti tindakan sejumlah buzzer yang memperbandingkan donasi Rp2 triliun itu dengan donasi yang dilakukan muslim

Editor: Feryanto Hadi
twittersaididu
Muhammad Said Didu 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Kasus donasi keluarga almarhum Akidi Tio sebesar Rp2 triliun yang terindikasi sulit terwujud dianggap menjadi tamparan keras bagi para pegiat media sosial yang sebelumnya memuji setinggi langit langkah itu.

Pasalnya, dalam pujian yang disampaikan, mereka membanding-bandingkan dengan donasi yang dikumpulkan oleh sejumlah ulama serta digunakan untuk menyerang pihak oposisi yang dianggap tidak memberikan kontribusi apa-apa kepada bangsa.

Selain menyebut kalah dalam jumlah, mereka membawa-bawa ras tertentu dan dibandingkan dengan muslim pribumi.

Baca juga: Pendukung Petisi Blacklist Ayu Ting Ting dari Dunia Televisi Tembus 32 Ribu, Ayu Dianggap Arogan

Baca juga: Ustaz Hilmi Sebut Buzzer Punya Misi Benturkan Muslim dengan non-Muslim dan Keturunan Tionghoa

Namun, setelah waktu yang ditentukan habis dan keluarga Akidi Tio tak mampu menunjukkan uang Rp2 triliun, para pegiat media tersebut menyadari apa yang mereka lakukan adalah hal yang 'memalukan'.

Bahkan, salah satu dari mereka, yakni Denny Siregar, mengakui dirinya terjebak prank dan pasrah ketika mendapat bullyan dari warganet karena ia pernah membuat konten khusus tentang sumbangan itu dan membandingkan dengan sumbangan lain.

Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu menganggap, peristiwa donasi keluarga almarhum Akidi Tio yang terindikasi batal itu membuka topeng pihak-pihak yang ia sebut sebagai buzzer.

Baca juga: Demokrat: Kasus Akidi Tio Adalah Peringatan Sangat Keras untuk Pemimpin Agar Berhenti berbohong

Ia menyoroti tindakan sejumlah buzzer itu yang memperbandingkan donasi Rp2 triliun itu dengan donasi yang dilakukan umat muslim, khususnya untuk membantu warga Palestina.

Justru, menurut Said Didu, tindakan para buzzer itulah yang berpotensi memecah-belah persatuan bangsa.

"Topeng kalian terbuka. Hikmah dari kasus rencana sumbangan Akidi Tio membuka topeng akun-akun buzzeRp yang biasanya gunakan hastag #NKRI #Bhinneka #Pancasila ternyata sebagai geng pemecah belah bangsa dengan gunakan kasus tersebut untuk menyerang pihak lain denga basis SARA," ungkapnya

Pujian Denny Siregar

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved