Breaking News:

Virus Corona

Banyak Pasien Covid-19 Isoman Alami Perburukan, IDI Himbau Masyarakat Tak Takut ke Dokter

Mahesa mengatakan bahwa perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat agar jangan takut untuk memeriksakan diri ke dokter.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Mochammad Dipa
Ketua Pelaksana Harian Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dr. Mahesa Paranadipa Maikel saat menjadi pembicara di kegiatan Konsutasi Dokter Ahli secara virtual yang diadakan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Crisis Center Covid-19, Rabu (4/8). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala bisa melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Tapi, hal itu harus atas sepengetahuan dokter atau petugas kesehatannya lainnya.

Pemantauan pasien Covid-19 yang melakukan isoman di rumah penting dilakukan agar petugas kesehatan yang memantau pasien tersebut bisa langsung mengambil tindakan jika pasien mengalami perburukan.

Baca juga: Mengintip Perkiraan Gaji Wakil Komisaris BRI, Posisi yang Ditinggalkan Rektor UI Ari Kuncoro

Baca juga: Ketika Oknum Satpol PP, Dishub hingga BPBD Kompak Pungli ke Sopir Truk Modus Surat Vaksin Covid-19

PILU, Suami Istri Ini Terpaksa Jual Panci hingga Rice Cooker untuk Beli Beras Akibat Terdampak PPKM

Ketua Pelaksana Harian Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dr. Mahesa Paranadipa Maikel mengatakan, banyak sekali pasien-pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri yang mengalami perburukan yang cukup parah, sehingga penanganan di rumah sakit tidak optimal.

“Kondisi yang kami (rumah sakit) alami saat ini adalah merawat pasien yang kondisinya sudah memburuk dan penanganannya tidak optimal karena hampir rata-rata pasien dibawa ke rumah sakit membutuhkan ruang ICU,” ujar Mahesa saat menjadi pembicara di kegiatan Konsutasi Dokter Ahli secara virtual yang diadakan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Crisis Center Covid-19, Rabu (4/8).

Agar kasus seperti ini tidak terjadi, Mahesa mengatakan bahwa perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat agar jangan takut untuk memeriksakan diri ke dokter.

“Kalaupun gejalanya ringan, Anda juga nggak perlu dirawat (di rumah sakit), banyak juga kok saudara-saudara kita yang positif (Covid-19) isoman di rumah baik-baik saja, yang penting nggak ada gejala ataupun gejala ringan. Kalaupun ada gejala kenapa mesti takut ke dokter, karena hal ini bertujuan untuk merawat diri anda sendiri,” ucap Mahesa.

Mahesa juga menyebutkan, banyak kasus pasien Covid-19 yang bergejala melakukan isolasi mandiri tanpa sepengetahuan dokter atau tenaga kesehatan, padahal bisa saja pasien tersebut mengalami penurunan saturasi oksigen.

Padahal, tingkat saturasi oksigen sangat penting sekali, karena berkaitan dengan fungsi dari organ-organ vital tubuh manusia.

“Jadi sekali lagi jangan takut untuk mengetahui kondisi tubuh kita dengan memeriksakan diri ke dokter, justru yang ditakutkan adalah kita tidak tahu kondisi tubuh kita dan kemudian menularkan ke orang lain itu yang harus dikhawatirkan,” ujarnya.

Lakukan teknik proning jika saturasi oksigen 93 persen

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved