Sosok Inspiratif

Apriyani Rahayu Tomboy dan Mandiri Sejak Kecil, Begini Cerita dari Tantenya

Denir menyebut sosok Apriyani adalah sosok anak yang punya kemauan tinggi untuk mewujudkan apa yang diinginkan oleh hatinya.

Warta Kota/Rafsanzani Simanjorang
Denir, tante dari Apriyani Rahayu sudah punya feeling kalau keponakannya ini akan menjadi juara sebelum berangkat ke Olimpiade Tokyo 

Denir pun menyebut sosok Apriyani adalah sosok anak yang punya kemauan tinggi untuk mewujudkan apa yang diinginkan oleh hatinya.

Baca juga: Bakat dan Kerja Keras Apriyani Rahayu di Bulu Tangkis Menurun dari Siti Djauhar Almarhumah Ibunya

Denir sendiri dekat dengan Apriyani dan mengetahui banyak masa kecil Apriyani.

Bahkan, setelah Denir pindah ke Jakarta, dan Apriyani berada di Jakarta, keduanya kerap bertemu. 

Denir punya feeling Apriyani bakal juara

Sebagian orang bisa memiliki feeling terhadap keluarga terdekatnya, apakah itu feeling bahagia maupun sebaliknya.

Selain faktor hubungan darah, feeling (perasaan) bisa pula disebabkan oleh faktor kedekatan. 

Bicara tentang feeling, sebuah kisah menarik pun muncul dibalik suksesnya ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang berhasil meraih medali emas Olimpiade Tokyo, Senin (2/8/2021).

Disebut kebetulan atau tidak, namun feeling keduanya meraih juara dirasakan oleh tante Apriyani yang bernama Denir.

Hal ini diutarakannya saat ditemui Warta Kota di Jalan Putri Tunggal, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (3/8/2021).

Denir, tante dari Apriyani Rahayu sudah punya feeling kalau keponakannya ini akan menjadi juara sebelum berangkat ke Olimpiade Tokyo
Denir, tante dari Apriyani Rahayu sudah punya feeling kalau keponakannya ini akan menjadi juara sebelum berangkat ke Olimpiade Tokyo (Warta Kota/Rafsanzani Simanjorang)

"Tidak tahu apakah ini feeling karena faktor hubungan darah ya, sebelum mereka berangkat ke Tokyo, saya sudah feeling duluan mereka akan juara. Tak hanya saya, om (ayah dari Apriyani) juga punya feeling bahwa anaknya akan juara," jelas Denir. 

Lanjut Denir, feeling yang sama ia alami saat Greysia/Apriyani menjuarai Thailand Open Januari 2021 lalu.

Di Olimpiade, Denir bahkan mengutarakan kepada suaminya bahwa Greysia/Apriyani akan menang meski laga belum dimulai.

"Saat itu mereka bertemu Jepang, Korea dan China. Saat akan mulai saya bilang kalau lawannya akan kalah. Saya tidak tau apa mungkin pas omongan saya saja. Tapi saat final pun saya bilang, Insya Allah pasti menang," tambahnya.

Denir menjelaskan, dirinya mendapat feeling setelah melihat dari aura serta sorot mata. Sebagai tante Apriyani, Denir kerap memerhatikan mata keponakannya tersebut.

"Apri itu, kalau mau melihat mainnya sungguh-sungguh atau tidak, itu saya lihat dari matanya. Saat dia masuk lapangan, saya bisa lihat. Selain mata, dari bola pertama juga. Dan sebaliknya, saya juga bisa feeling dia akan kalah atau tidak. Ya meskipun tidak sengaja, namanya juga feeling," jelasnya

Sumber: Warta Kota
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved