Breaking News:

VIDEO Polisi Menetapkan Pengendara Moge Jadi Tersangka Insiden Kecelakaan Maut di Bintaro

Kanit Laka Lantas Polres Tangsel, Iptu Nanda Setya Pratama mengatakan pihaknya menetapkan AS sebagai tersangka insiden kecelakaan maut tersebut. 

Penulis: Rizki Amana | Editor: Murtopo

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rizki Amana

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Boulevard Bintaro, Pondok Jaya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu, 1 Agustus 2021 pagi. 

Kecelakaan tersebut melibatkan dua motor  yakni H (50) selaku perempuan pengendara motor matic dan AS (17) selaku pengendaran motor gede (moge). 

Nahas, insiden kecelakaan maut itu merenggut nyawa H saat motor yang dikendarainya ditabrak pengendara motor gede (moge) hingga terpelanting sejauh beberapa meter ke depan. 

Pihak Sat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan penyelidikan insiden kecelakan maut itu. 

Baca juga: Pengendara Moge Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Bintaro yang Tewaskan Satu Perempuan

Baca juga: Masih Dibawah Umur Pengendara Moge Tersangka Kecelakaan Maut di Bintaro Jalani Peradilan Anak

Baca juga: Pengendara Moge Terancam Kurungan Penjara 6 Tahun Akibat Kecelakaan Maut di Bintaro

Kanit Lakalantas Polres Tangsel, Iptu Nanda Setya Pratama mengatakan pihaknya menetapkan AS sebagai tersangka insiden kecelakaan maut tersebut. 

Menurutnya penetapan itu dilakukan usai pihaknya melakukan penyelidikan insiden kecelakaan maut yang mrnghilangkan nyawa pengendara motor matic itu. 

"Jadi untuk progres perkara kecelakaan sepeda motor moge Kawasaki dengan sepeda motor Honda Beat kemarin hari minggu. Pada hari ini, saya nyatakan bahwa kasus tersebut telah naik ke proses penyidikan. Tersangka yang ada pada kecelakaan ini adalah pihak pengendara sepeda motor besar tersebut," katanya di Mapolres Tangsel, Serpong, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: VIDEO Polisi Selidiki Peristiwa Kecelakaan Maut Moge Tabrak Motor Matic di Bintaro Jaya

Baca juga: Polres Tangsel Selidiki Peristiwa Kecelakaan Maut Moge dengan Matic di Bintaro Jaya

Nanda menjelaskan ditetapkannya pengendara moge sebagai tersangka ditengarai alat bukti terkait insiden kecelakaan maut itu. 

Menurutnya pengedara moge tersebut terbukti lalai saat berkendara dengan kecepatan penuh hingga mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. 

Adapun pihaknya menjerat Pasal 310 Ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas. 

"Untuk Pasal 310 Ayat 4 sendiri itu ancaman pidananya adalah 6 tahun penjara maksimal," pungkasnya. (m23) 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved