Breaking News:

Skrining Triase RSUD Bekasi Dipindah ke Lobi Depan Ruang IGD

RSUD Bekasi kembali memfungsikan ruang IGD sebagai tempat skrining triase pasien-pasien sebelum bisa dirawat ke dalam ruangan di beberapa gedung.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Rangga Baskoro
RSUD Bekasi kembali memfungsikan ruang IGD sebagai tempat skrining triase pasien-pasien sebelum bisa dirawat ke dalam ruangan di beberapa gedung. 

WARTAKOTALIVE.COM, Bekasi Selatan -- RSUD Bekasi kembali memfungsikan ruang IGD sebagai tempat skrining triase pasien-pasien sebelum bisa dirawat ke dalam ruangan di beberapa gedung.

Meski begitu, pasien-pasien yang menunggu hasil skrining harus menunggu di lobi luar menuju ruang IGD.

"Seperti yang Anda lihat sendiri triase nya  masih kita coba tidak masuk ya, ada di depan tapi tidak seperti yang kemarin ya," ucap Direktur RSUD Bekasi Kusnanto Saidi saat ditemui di lokasi, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Kabar Gembira, Jumlah Pasien Covid-19 di RSUD Bekasi Melandai Sejak 23 Juli, Kini Tinggal 300 Orang

Sebelum bisa masuk ke dalam, pasien-pasien wajib mengikuti rangkaian pemeriksaan seperti tes swab PCR yang hasilnya baru akan keluar 8 jam setelah pemeriksaan.

Ruang IGD kini disekat menjadi dua bagian.

Satu ruang dikhususkan bagi mereka yang hasil swab PCR-nya dinyatakan negatif.

Sementara ruang lainnya bagi mereka yang dinyatakan positif.

"Di depan triase, ketika dia ada gejala covid dan lain-lain kita lakukan PCR. Nanti kita ada dua ya dalam IGD itu, ada tempat triase non-covid dan ada yang terkonfirmasi covid langsung masuk ke ruangan," katanya.

Baca juga: Kabar Gembira, Okupansi Tempat Tidur RSUD Jatipadang Turun 50 Persen, Ini Penyebabnya

Apabila beberapa pasien yang berada di dalam ruang perawatan tekah dinyatakan sembuh, pasien di IGD baru bisa menempati ruangan tersebut.

"Ada di gedung alamanda, gedung F dan di gedung E dan masih ada sebagian ada skrining di IGD untuk kita pindahkan ketika nanti dia terkonfirmasi positif, kita pindahkan ke gedung Alamanda dan E," ungkap Kusnanto.

Seperti diketahui, RSUD Bekasi memfungsikan tenda-tenda darurat sebagau skrining triase saat gelombang kedua Covid-19 menerpa Kota Bekasi.

Kini, 9 tenda darurat telah dibongkar seiring melandainya pasien Covid-19 sejak akhir Juli 2021 lalu. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved