Breaking News:

Berita Bekasi

Rahmat Effendi Mengaku Bersusah Payah Agar Kota Bekasi Selalu Dapat Jatah Distribusi Vaksin

Rahmat menjelaskan respons yang diberikan petinggi Kemenkes selalu positif sehingga distribusi vaksin selalu diterimanya secara bertahap.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Feryanto Hadi
Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
Rahmat Effendi 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan dirinya selalu bersusah payah agar wilayahnya selalu mendapatkan distribusi vaksin Covid-19.

Bahkan dirinya mengaku terus-menerus menjalin komunikasi dengan petinggi di Kementerian Kesehatan agar vaksin didistribusikan terus mana kala telah habis terpakai.

"Saya selalu komunikasi dengan Pak Menkes dan Pak Dirjen P2P. Saya ngejar terus, biar dapat alokasi," ungkap Rahmat saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga, Senin (2/8/2021).

Meski ia mengaku merasa tidak enak lantaran terus menagih alokasi vaksin, namun hal tersebut dinilainya harus dilakukan demi mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Baca juga: VIDEO Kasus Covid-19 Menurun, Rahmat Effendi Berharap Status PPKM Kota Bekasi Jadi Level Dua

Baca juga: Penjelasan Camat Pamulang terkait Pesan Berantai Warga Benda Baru Wajib Tunjukkan Surat Vaksin

"Mau dimarahin kek, minimal dapat, Pak Menteri Kesehatan bilang, oke saya penuhi. Pak dirjen bilang, minimal begitu diterima Jawa Barat, kita sudah teralokasikan, ketimbang kita diem," ujarnya.

Namun begitu, Rahmat menjelaskan respons yang diberikan petinggi Kemenkes selalu positif sehingga distribusi vaksin selalu diterimanya secara bertahap.

"Makanya Pak Menkes dan Pak Dirjen P2P respek ke Kota Bekasi, karena apa? Saya ngejar terus (alokasi vaksin). Karena hubungan kita baik. Tengah malem saya WA Pak Dirjen, begitu terus," tutur Rahmat.

Baca juga: Jumlah Warga Kabupaten Bekasi yang Sudah Divaksin Covid-19 Meningkat, Sekarang Sudah 28 Persen

Oleh sebab itu, ia meminta kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam vaksinasi mana kala terdapat kesempatan.

Ia pun berharap agar para orang tua juga mendorong agar anak-anaknya mau divaksinasi agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

"Bagi orang tua, jangan memberikan hal-hal yang enggak baik. Pas kita kecil, kita mau vaksin juga susah. Sekarang ada wabah, ada pandemi, pemerintah mau memberikan vaksin dan enggak vaksin berbahaya kan? Seharusnya yang takut dibikin berani, yang nggak mau dibikin mau, bagaimana caranya? Kita sama-sama aware, kita punya tanggung jawab untuk mempercepat proses ini," katanya. (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved