Breaking News:

Berita Bekasi

Palsukan Sertifikat Vaksin dan Hasil Swab, Tukang Fotokopi di Bekasi Gigit Jari Ditangkap Polisi

Keduanya telah menjalankan aksi pemalsuan sertifikat vaksin dan surat hasil swab antigen palsu sejak bulan Juni 2021.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Polres Metro Bekasi menangkap dua pelaku pemalsuan sertifikat vaksin dan hasil swab antigen di Kabupaten Bekasi,Jawa Barat. 

"Jadi tinggal ubah namanya sama mengubah waktu pembuatan dan masa berlaku yang tertera di surat hasil pemeriksaan rapid antigen dan antibody," beber Hendra.

Kegiatan jasa pembuatan kartu vaksin dan hasil pemeriksaan rapid antigen dan antibody palsu tersebut dilakukan kedua pelaku sejak bulan Juni 2021.

Tarif dari pembuatan dokumen tersebut sebesar Rp 15.000- 25.000 per lembar.

Keuntungan yang sudah diperoleh selama ini sebesar Rp 240.000.

"Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk mencari tahu ada tidaknya kegiatan serupa di Kabupaten Bekasi," katanya.

Barang bukti yang diamankan satu unit monitor, satu unit CPU, satu unit keyboard, satu unit mouse, dua printer, mesin scan, tiga lembar kartu vaksinasi, sembilan lembar surat hasil pemeriksaan antigen dan empat lembar surat hasil pemeriksaan antibody.

Kedua pelaku dijerat Pasal 32 Junto Pasal 48 ayat (1) UUD nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 35 Jo pasal 51 ayat (1) Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 263 ayat 1 KUHP dan Pasal 268 ayat 1 KUHP tentang pemalsuan.

"Ancaman hukuman minimal empat tahun maksimal 12 tahun penjara. Berdasarkan fakta-fakta akan dilakukan penyidikan lebih lanjut," paparnya. 

Baca juga: Masih Dibawah Umur Pengendara Moge Tersangka Kecelakaan Maut di Bintaro Jalani Peradilan Anak

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved