Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Kisah Tenaga Kesehatan Isoman di RLC Tangsel, Lebih Cepat Pulih dan Bahagia Ketimbang di Rumah

Kisah tenaga kesehatan yang terkena covid, awalnya isoman di rumah lalu pindah ke Rumah Lawan Covid Tangsel.

Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Dian Anditya Mutiara
Wartakotalive/Ikhwana Mutuah Mico
Mantan pasien di Rumah Lawan Covid, Reka Muji Lestari yang bekerja sebagai tenaga kesehatan, saat ditemui Wartakotalive.com, Selasa 3 Agustus 2021 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Reka Muji Lestari (24) seorang tenaga kesehatan yang bekerja di klinik di kawasan Pamulang Tangerang Selatan (Tangsel).

Saat terpapar virus Covid-19 ia memiliki perasaan bahwa ia sepertinya tertular saat dirinya bertemu dengan pasien.

"Kalau perkiraan aku sih kak aku kenanya di tempat kerja, aku perawat soalnya," ungkapnya di Ciputat, Ciputat, Tangsel, Selasa (3/8/2021)

Gejala awalnya yang dirasakan yaitu diare. Semula hanya berfikir saat itu dirinya hanya masuk angin.

Keesokan harinya, gejalanya semakin parah ia merasakan lemas, gemeter, kepala berat, tulang-tulang di sekujur tubuhnya terasa ngilu.

Saat itu, karena sudah malam maka dirinya menunggu di keesokan hari untuk melakukan tes PCR.

Baca juga: Ada 169 Kematian Pasien Isoman di Jakarta Pusat, Dhany Sukma Imbau Warga ke Isolasi Mandiri Terpusat

Setelah PCR dan menunggu hasilnya selama 6 Jam, ternyata dirinya harus ikhlas mendapatkan hasil positif.

"Setelah nunggu hasil selama 6 jam, benar aku positif covid19 dengan CT 15. Saturasiku juga sempet turun ke 90," terangnya.

Saat itu dirinya langsung ke Puskesmas, pihak puskesmas tak bisa merujuknya untuk melakukan isolasi mandiri di RLC, karena saat itu dirinya memiliki saturasi rendah.

Akhirnya ia menjalankan isolasi mandiri selama 3 hari di rumah.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved