Breaking News:

Virus Corona

Heboh Sumbangan Akidi Tio Rp 2 Triliun, Pakar Hukum Sebut Harus Diusut Transparan

Pakar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar menyebut bahwa kasus sumbangan Rp 2 Triliun yang menghebohkan masyarakat harus dibuat terang benderang

istimewa
Sumbangan penanganan covid Rp 2 Triliun dari Akidi Tio jadi bermasalah, pakar hukum sebut harus diusut transparan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar, Suparji Ahmad ikut menyampaikan pandangannya dalam kasus sumbangan 2 Triliun oleh anak Akidi Tio yang menghebohkan publik.

Ia menyebut bahwa kasus sumbangan Rp 2 Triliun yang menghebohkan masyarakat harus dibuat terang benderang.

Sebab, belum ada kejelasan mengenai kasus tersebut perihal kebenaran dana yang sangat fantastis itu

"Kasus ini harus diperjelas sampai terang benderang. Apa maksud sumbangan tersebut, apakah memang ingin menipu atau ada kendala teknis soal pencairan," tutur Suparji dalam keterangan persnya yang diterima Tribunnews.com, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Selain Dugaan Sumbangan 2 T, Anak Bungsu Akidi Tio Juga Pernah Terjerat Kasus di Polda Metro Jaya

Suparji menambahkan, jika ada indikasi berniat menipu, alasan itu perlu untuk diungkapkan.

Apabila terjadi kendala teknis, maka ini perlu juga diperjelas kendala apa yang dialami dengan pemeriksaan secara menyeluruh.

Sebab, apabila sengaja menyebar berita bohong untuk menimbulkan keonaran maka bisa dikenakan pasal 14 atau 15 UU No 1 Tahun 1946.

Menurut Suparji, dugaan penipuan atau penyebaran berita bohong cukup bukti untuk memenuhi unsur pada pasal tersebut.

"Akan tetapi dilemanya adalah tak cuma pihak yang ingin menyumbang saja, akan tetapi juga pihak lain yang  turut serta dalam sumbangan tersebut. Subjek hukumnya nanti bisa meluas dan ini menjadi tantangan dalam pengungkapan kasus ini," sambung Suparji.

Baca juga: Kabid Humas Polda Sumsel Ralat Penjelasan Dirintelkam soal Status Tersangka Putri Akidi Tio

Oleh sebab itu, ia berharap kasus donasi penanganan Covid-19 oleh Akidi Tio bisa selesai dengan tuntas dan tidak menyisakan polemik lebih jauh.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved