Breaking News:

Diperiksa Polisi, Awak Ambulans Ini Ternyata Berbohong Sebut Mobil Sedan Halangi Jalannya di Tangsel

Dicky menjelaskan fakta tak adanya pasien yang sedang dalam kondisi kritis itu didapat pihaknya dari pengakuan sang awak ambulans. 

Penulis: Rizki Amana | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Dicky Sutarman saat ditemui di Mapolres Tangsel, Serpong 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Sat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menyebut bahwa informasi yang disampaikan Bagus Sajiwo (20) selaku kernet ambulans adalah bohong. 

Fakta tersebut didapat pihak Sat Lantas Polres Tangsel saat melakukan penyelidikan aksi mobil ambulans yang viral pada sejumlah akun instagram terkait videonya mengaku laju kendaraanya dihalangi sebuah mobil sedan di Pamulang, Kota Tangsel. 

Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Dicky Sutarman mengatakan informasi bohong disampaikan kernet kepada awak media tersebut berupa armada ambulans yang sedang dalam perjalanan menjemput pasien. 

Baca juga: Mengintip Perkiraan Gaji Wakil Komisaris BRI, Posisi yang Ditinggalkan Rektor UI Ari Kuncoro

Baca juga: Ketika Oknum Satpol PP, Dishub hingga BPBD Kompak Pungli ke Sopir Truk Modus Surat Vaksin Covid-19

PILU, Suami Istri Ini Terpaksa Jual Panci hingga Rice Cooker untuk Beli Beras Akibat Terdampak PPKM

"Dalam proses penyelidikan kami, kami mendapatkan fakta bahwa ambulans tersebut pada hari Rabu malam, tanggal 28 Juni 2021 itu tidak sedang dalam menjemput pasien yang kritis," katanya saat ditemui di Mapolres Tangsel, Serpong, Selasa (3/8/2021).

Dicky menjelaskan fakta tak adanya pasien yang sedang dalam kondisi kritis itu didapat pihaknya dari pengakuan sang awak ambulans. 

Menurutnya saat dilakukan pemeriksaan awak ambulans mengaku melaju dengan kecepatan penuh dengan tujuan menjemput pasien dalam kondisi kritis di Perumahan Kemang Residence, Sawangan, Kota Depok. 

"Kami menduga adanya penyebaran berita bohong dari pihak ambulans. Berdasarkan hasil klarifikasi. Dan dari sopir dan co driver ambulans tersebut sudsh memgakui bahwa mereka membuat berita bohong," jelasnya. 

Dicky menuturkan kala itu armada ambulans beroperasi hanya untuk mengambil tempat tidur di kawasan Parung, Kabupaten Bogor. 

"Ambulans tersebut pergi ke karoseri untuk mengambil tempat tidur ambulans di daerah Parung," ungkapnya. 

Adapun saat ini pihaknya hanya memberikan sanksi kepada awak ambulans tersebut terkait aksinya dalam menyebarkan informasi bohong. 

Diwartakan sebelumnya, viral video berdurasi 18 detik di akun instagram @tangselmomen terkait mobil ambulans yang diduga lajunya dihalangi sebuah mobil pribadi jenis sedan.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved