Breaking News:

Wisman yang Datang ke Jakarta Pada Juni 2021 Mencapai 13.483 Orang. Kebanyakan Asal Tiongkok

13.448 wisman datang melalui Bandara Soekarno-Hatta dan 35 wisman dari Bandara Halim. Angka tersebut dianggap Buyung naik sekitar 13,5 kali lipat

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Bukit Alesano, Cijeruk, Kabupaten Bogor jadi destinasi wisatawan. Tempat wisata tetap buka selama PPKM Jawa-Bali dan harus patuhi aturan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - berdasarkan pendataan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta, wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok paling banyak datang ke Jakarta saat pandemi  Covid-19 pada bulan Juni 2021.

Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta Buyung Airlangga mengatakan, jumlah wisman yang datang ke Jakarta pada Juni 2021 mencapai 13.483 orang.

Mereka datang melalui dua pintu masuk, yaitu Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur dan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Rinciannya, 13.448 wisman datang melalui Bandara Soekarno-Hatta dan 35 wisman dari Bandara Halim. Angka tersebut dianggap Buyung naik sekitar 13,5 kali lipat dibanding periode Juni 2020.

Pasalnya saat bulan Juni 2020, kunjungan wisman ke Jakarta hanya menembus 924 orang. “Dari 13.000 lebih wisman yang berkunjung ke Jakarta, majority (mayoritas) berasal dari Tiongkok sebesar 23,4 persen (3.154 orang),” kata Buyung yang dikutip dari YouTube BPS DKI Jakarta pada Senin (2/8/2021).

Baca juga: Bella Nova Nyanyikan Ajari Aku hingga Disebut Mirip Single Milik Dewi Perssik, Benarkah?

Baca juga: Selama Tsunami Varian Delta, 1.700 Nakes di Jakarta Barat Terpapar Covid-19

Buyung melanjutkan, kunjungan wisman terbanyak selanjutnya dari Amerika Serikat sebesar 3.154 orang atau 7,8 persen, Rusia sebesar 714 orang atau 5,3 persen, Korea Selatan sebesar 707 orang atau 5,2 persen atau dan Jepang sebesar 663 orang atau 4,9 persen. Kata dia, tingkat kunjungan wisman ke tanah air sempat anjlok pada awal tahun 2021, dari 21.000 kunjungan menjadi 1.200 kunjungan.

Kemudian secara perlahan terus mengalami perbaikan dan meningkat di bulan April 2021 menjadi 15.000, hingga akhirnya menurun kembali pada Mei dan Juni menjadi 13.500-an wisman. Bahkan secara keseluruhan jika dibanding sebelum pandemi Covid-19, angka tersebut dinyatakan jeblok.

Berdasarkan data yang dia punya, kunjungan wisman ke DKI Jakarta dari Januari-Juni 2019 mencapai 1.129.849 orang. Sementara pada Januari-Juni 2020 turun menjadi 374.653 orang, hingga periode Januari-Juni 2021 terus melandai sampai hanya 59.216 wisman.

“Jadi jumlah wisman pada Januari-Juni 2021 ini merosot sekitar 84,2 persen dibandingkan Januari-Juni 2020,” katanya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved