Breaking News:

Kabar Artis

Pemain Sinetron Fahri Azmi Jalani Pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat, Ada Masalah Apa?

Pemain sinetron Fahri Azmi menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (2/8/2021). Ada masalah apa?

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
Pemain sinetron Fahri Azmi menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (2/8/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemain sinetron Fahri Azmi menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (2/8/2021).

Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah Fahri Azmi diduga menjadi korban penipuan dan penggelapan uang Rp 75 juta.

Pelaku penipuan dan penggelapan uang Fahri Azmi diduga dilakukan AH, sahabatnya.

Pemain sinetron Fahri Azmi menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (2/8/2021).
Pemain sinetron Fahri Azmi menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (2/8/2021). (Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo)

Saat melakukan aksinya pada 12 Juni 2021, AH mengaku sebagai utusan Presiden Joko Widodo.

Fahri Azmi melaporkan AH ke Polres Metron Jakarta Barat pada 14 Juli 2021.

Fahri Azmi mengatakan, penyidik menanyakan kronologi dugaan penipuan dan penggelapan uang Rp 75 juta yang diduga dilakukan AH.

Baca juga: Elma Theana Sering Dipanggil Tante di Lokasi Syuting, Merasa Tak Muda Lagi Meski Eksis Main Sinetron

Baca juga: Main Peran Setya di Sinetron Berbagi Suami Tayangan ANTV, Lucky Perdana: Karakternya Masih Abu-abu

"Ada 12 pertanyaan seputar kronologi sampai pengiriman uang ke AH," ucap Fahri Azmi yang pernah ikut bermain sinetron Ganteng-ganteng Srigala itu.

"Semua dokumen saya lampirkan dan alhamdulillah penyidik merespon baik dan akan diproses," lanjutnya.

Pemain sinetron Fahri Azmi menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (2/8/2021).
Pemain sinetron Fahri Azmi menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (2/8/2021). (Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo)

Menurut Fahmi Azmi, bukan uang Rp 75 juta yang dipersoalkan, melainkan alasan AH membawa nama Presiden Joko Widodo dan mengaku sebagai staf khusus presiden.

"Dia telah mencatut nama instansi negara. Saya nggak mau ada korban lagi," ujar Fahri Azmi.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved