Breaking News:

Pungli Bansos

Oknum Pengurus RT di Mangga Dua Selatan Nekad Tarik Biaya Rp 10.000 per Paket Bansos

Meski kerap diperingatkan pemerintah agar tak ada pungli dalam penyaluran bansos, oknum pengurus RT di Mangga Dua Selatan tetap nekad.

istimewa
Ilustrasi pendistribusian paket bansos. Warga di Mangga Dua Selatan mengeluhkan oknum pengurus RT yang memalak warga Rp 10.000 sebagai ongkir bansos. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kamis (29/7/2021), pukul 14.20 WIB, Sekar dan Kinasih (bukan nama sebenarnya) menceritakan pengalaman mereka terkait pungutan liar yang diduga dilakukan oleh salah satu oknum pengurus RT di wilayah RW 09, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Modus pungutan liar ini yakni mengambil untung dari upaya penyaluran Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

“Kata salah satu oknum pengurus RT buat ongkos transpor,” ungkap Sekar saat ditemui Warta Kota di rumahnya.

Baca juga: Kalahkan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Beri Emas Pertama untuk Indonesia

Sekar menyebut, penarikan ongkos transpor ini sudah terjadi sebanyak dua kali.

Penarikan yang pertama terjadi pada pertengahan bulan Juli, sedangkan penarikan kedua terjadi pada Senin (26/7).

Baik Sekar maupun Kinasih mengaku ditarik Rp 10.000 per paket BPNT.

Menurut Sekar dan Kinasih, isi tiap paket sembako terdiri dari 10 kilogram beras, sejumlah telur, satu bungkus ayam beku, kacang hijau, serta berbagai macam buah seperti melon dan buah naga.

“Sudah dua kali, yang pertama Rp 10.000, dan yang kedua juga Rp 10.000,” papar Sekar.

Sekar merupakan warga yang berhak mendapat BPNT.

Anaknya juga warga yang berhak mendapat BPNT.

Baca juga: Pemerintah Sudah Bahas dan Putuskan Nasib PPKM, Jokowi Atau Luhut yang Bakal Umumkan

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved