Breaking News:

Berita Jakarta

Nilai Ekspor DKI Jakarta Tembus USD 1 Miliar, Diklaim Tertinggi Selama Pandemi Covid-19

Nilai Ekspor DKI Jakarta Tembus USD 1 Miliar, Diklaim Tertinggi Selama Pandemi Covid-19. Berikut Selengkapnya

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Kontan/Cheppy A Muchlis
Ilustrasi ekspor dan impor. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta mencatat nilai ekspor Jakarta selama sebulan atau Juni 2021 tembus hingga USD 1 miliar.

Angka ini naik 39,9 persen dibandingkan bulan lalu dan menjadi yang tertinggi selama pandemi Covid-19.

Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta Buyung Airlanggga mengatakan, apabila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, ekspor juga meningkat 45,4 persen.

Hal ini menunjukan arah perbaikan ekonomi Jakarta yang semakin kuat di tengah pandemi.

Baca juga: Kasus Dugaan Prostitusi Hotel G2, Plt Wali Kota Jakarta Selatan: Tidak Kita Tolerir

Meningkatnya nilai ekspor, selain disebabkan oleh kembali normalnya aktivitas ekspor pasca Hari Raya, juga dipicu adanya kenaikan ekspor sepuluh komoditas utama pada bulan Juni ini.

Tercatat, ada tiga komoditas yang berkontribusi besar terhadap nilai ekspor tersebut.

Rinciannya minyak dan gas (migas) nilai ekspornya mencapai USD 2,2 juta, industri pengolahan mencapai USD 968,3 juta dan industri pertanian sebesar USD 37 juta, serta pertambangan lainnya USD 0,14 juta.

Bila ditotal, nilai ekspor di DKI Jakarta pada Juni 2021 lalu mencapai USD 1.007,6 juta atau USD 1 miliar.

Baca juga: Terbukti Terlibat Dalam Praktik Prostitusi, Pemprov DKI Bakal Cabut Izin Operasional Hotel G2

“Sedangkan rekapitulasi pada bulan Mei 2021 lalu, untuk industri sejenis tersebut mencapai USD 720,4 juta,” kata Buyung yang dikutip dari YouTube BPS DKI Jakarta pada Senin (2/8/2021).

Menurut Buyung, total nilai ekspor di Jakarta dari periode Januari-Juni 2021 mencapai US$ 5,470 miliar.

Angka ini berada di peringkat kedua sejak lima tahun terakhir, dari tahun 2016 lalu.

Rinciannya, periode Januari-Juni 2016 berada di peringkat pertama dengan nilai ekspor menembus USD 5,631 miliar, Januari-Juni 2017 mencapai USD 4,382 miliar, Januari-Juni 2018 sebesar USD 4,854 miliar.

Kemudian, periode Januari-Juni 2019 sebesar USD 4,695 miliar dan Januari-Juni 2020 sebesar USD 4,424 miliar.

“Nilai ekspor Januari-Juni 2021 meningkat 2,37 persen dibanding Januari-Juni 2020,” jelasnya. (faf)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved