Virus Corona

Menteri Kesehatan: Disiplin Protokol Kesehatan Resep Paling Jitu Turunkan Kasus Covid-19

Menurutnya, jika masyarakat disiplin dalam menerapkan 5M, maka angka positif tidak akan melonjak signifikan.

Editor: Yaspen Martinus
Biro Pers Setpres/Kris
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, ada dua faktor utama penyebab melonjaknya kasus Covid-19 di sejumlah daerah, khususnya di Jawa dan Bali. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, ada dua faktor utama penyebab melonjaknya kasus Covid-19 di sejumlah daerah, khususnya di Jawa dan Bali.

Faktor yang pertama adalah sikap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan (5M).

"Kenaikan kasus ini memang dua penyebab utamanya, satu adalah disiplin protokol kesehatan," ujar Budi, dalam konferensi pers virtual bertajuk 'Update Penanganan Covid-19', Senin (2/8/2021).

Baca juga: Belum Eksekusi Pinangki ke Lapas, Kajari Jakpus: Tak Masalah, Tidak Perlu Dijemput Paksa

Menurutnya, jika masyarakat disiplin dalam menerapkan 5M, maka angka positif tidak akan melonjak signifikan.

"Kalau kita disiplin protokol kesehatan, pakai maskernya benar dan rajin, jaga jaraknya benar, kerumunannya dihindari, itu adalah resep yang paling jitu," katanya.

Budi mengatakan, sebenarnya menerapkan protokol kesehatan sangat mudah, namun dianggap sulit dilakukan karena masyarakat belum terbiasa.

Baca juga: 10 Pegawai KPK Meninggal Akibat Covid-19 Hingga 31 Juli 2021, 436 Orang Positif

"Sebenanya paling mudah, tapi paling susah kita disiplin melakukannya," jelas Budi Gunadi.

Padahal, protokol kesehatan merupakan salah satu cara yang tepat untuk mengurangi risiko penularan Covid-19, selain vaksinasi.

Terlebih, saat ini fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) seperti rumah sakit tengah kewalahan menangani pasien.

Baca juga: JPU Belum Eksekusi Pinangki karena Sibuk, Boyamin Saiman: Sejak Ada RI Juga Tiap Hari Banyak Kerjaan

Sehingga, langkah menerapkan 5M dapat menekan potensi bertambahnya pasien baru yang dirawat di rumah sakit.

"Kalau dilakukan, itu adalah hal yang paling mudah dan paling besar dampaknya untuk mengurangi penularan."

"Dan melindungi keluarga kita supaya enggak ke rumah sakit," tegas Budi Gunadi.

Baca juga: PPKM Level 4 Berakhir Hari Ini, Partai Demokrat Minta Jangan Ada Anggaran Susupan

Faktor kedua yang mendorong peningkatan kasus baru adalah munculnya varian B.1.617.2 (Delta) yang diketahui lebih mudah dan cepat menular.

Varian yang kali pertama ditemukan di India ini, disebut dua hingga tiga kali lipat lebih cepat menular dari varian Alpha.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved