Breaking News:

Jadi Tempat Timbun Ribuan Obat Covid-19, Gudang di Kalideres Dibuka Kembali, Garis Polisi Dicabut

Setelah dipakai menimbun ribuan obat Covid-19, gudang obat milik PT ASA di Jakarta Barat kembali beroperasi dengan pengawalan ketat polisi.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Desy Selviany
Polres Metro Jakarta Barat membongkar penimbunan obat Covid-19 di Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (30/7/2021). Namun kini gudang yang dipakai menimbun dibuka kembali dan garis polisi dicabut. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Setelah timbun ribuan obat Covid-19, gudang obat milik PT ASA di Jakarta Barat kembali beroperasi. Kini pengoperasiannya di kawal ketat kepolisian.

Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Barat AKP Fahmi Fiandri membenarkan bahwa pihaknya sudah mencopot garis polisi yang sempat melingkar di bangunan Ruko tersebut.

Fahmi mengatakan, garis polisi dicopot karena kebutuhan obat Covid-19 yang harus berada di pasaran secara mendesak.

Baca juga: Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap 2 Penimbun Tabung Oksigen dan Regulator yang Getok Harga  

"Karena masih obat zycin yang harus didistribusikan ke masyarakat, bukan barang bukti," tutur Fahmi dikonfirmasi Senin (2/8/2021).

Fahmi menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat saat membuka garis polisi pada gudang obat tersebut.

Pembukaan garis polisi itu juga berdasarkan petunjuk Jaksa usai peninjauan oleh Kejari Jakbar.

Garis polisi dibuka saat polisi sudah menetapkan Direktur dan Komisaris Utama PT ASA sebagai tersangka penimbunan obat Covid-19.

Baca juga: Instruksi Kapolri: Tindak Para Penimbun Obat dan Penyebar Hoaks

Meski begitu, Fahmi memastikan bahwa pendistribusian obat selalu dipantau pihak kepolisian.

"Jadi setiap hari Polsek Kalideres mengontrol ke sana untuk memastikan distribusi obat berjalan sebagaimana mestinya," jamin Fahmi.

Sebelumnya polisi tetapkan Direktur PT ASA sebagai penimbun obat Covid-19 di Kalideres, Jakarta Barat.

Baca juga: DPR Minta Pelaku Penimbun Obat Covid-19 Dihukum Berat

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved