Breaking News:

Olimpiade Tokyo 2020

Greysia Polii/Apriyani Raih Emas, Jokowi: Kemenangan Ini Menjadi Kado Ulang Tahun Kemerdekaan RI

Jokowi menyebut, kemenangan tersebut menjadi kado indah bagi ulang tahun Republik Indonesia di bulan Agustus ini.

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
Kompas.com
Kenapa pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu menangis begitu menerima medali emas ganda putri badminton Olimpiade Tokyo 2020 

Pesta kemenangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu sempat tertunda sesaat setelah ganda China meminta Chalenge.

Wasit pertandingan kemudian memutarkan rekaman pertandingan dan ternyata bola memang keluar sehingga skor untuk pasangan Indonesia.

Tren membaik

Meski peringkat Greysia Polii/Apriyani Rahayu nomor 7 dunia dan  CHEN Qing Chen/JIA Yi Fan nomor 2 dunia, tren penampilan ganda terbaik Indonesia ini terus meningkat.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu di perempat final menngalahkan ganda kuat asal China juga, yakni Du Yue/Li Yin Hui yang menempati peringkat ke-6 dunia. 

Kemudian di semifinal, Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengandaskan harapan korea selatan, Lee Sohee/Shin Seungchan yang memiliki peringkat ke-4 dunia.

Medali emas dari Greysia/Polii menjadi medali emas pertama untuk kontingen Indonesia di Olimpiade kali ini.

Dengan demikian, Merah Putih telah mengumpulkan satu medali emas, satu perak, dan dua medali perunggu.

Sejak awal, Greysia/Apriyani memang jadi harapan Indonesia untuk meraih emas di Olimpiade Tokyo 2020.

Duel Greysia/Apriyani melawan Chen/Jia sudah sembilan kali terjadi dengan rincian Greysia/Apriyani tertinggal 3-6 dalam rekor pertemuan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved