Breaking News:

VIDEO Warga Tangerang Keluhkan Lampu Penerangan Jalan yang Dipadamkan pada Malam Hari

Pemerintah Kota Tangerang Selatan menerapkan kebijakan pemadaman lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik selama PPKM

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Murtopo

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Masyarakat Kota Tangerang mengeluhkan kebijakan Pemerintah Kota(Pemkot) Tangerang yang memadamkan lampu Penerangan Jalan Umum(PJU) selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) Level 4.

Hendi, salah satu pengendara yang beraktivitas di malam hari mengeluhkan kebijakan pemerintah tersebut.

Menurutnya, dengan dipadamkannya lampu penerangan jalan, justru akan membahayakan pengendara yang melintas karena tidak bisa melihat kondisi jalan dengan baik.

Sebab, diakui Hendi masih banyak jalan di Kota Tangerang tidak dalam kondisi baik, hal ini dapat memungkinkan pengendara yang jatuh dan yang sedang melintas dibelakangnya 

Baca juga: Pemkot Tangerang Lakukan Pemadaman Lampu PJU karena Banyak Dijumpai yang Nongkrong saat PPKM Darurat

Baca juga: VIDEO Lampu Penerangan Jalan Umum di Kota Tangerang Dipadampkan Terkait Kebijakan PPKM

Baca juga: Pilkades Serentak di Kabupaten Tangerang Kembali Ditunda karena Pandemi Virus Corona

"Kondisi gelap begini, sangat membahayakan pengendara, kalau boleh jujur masih banyak jalan di Tangerang berlubang," ujar Hendi saat diwawancarai Wartakotalive.com, Sabtu(31/7/2021).

"Jadi kita tidak tau kalau ada jalan yang berlubang dimana, kalau sampe jatuh karena jalan berlubang dan pengendara dibelakangnya tidak tau kan bisa fatal akibatnya," tambah Hendi.

Senada dengan Hendi, Akbar salah satu warga yang membuka usaha di pinggir jalan Daan Mogot KM.23 juga mengaku kesulitan beraktivitas saat malam hari karena minimnya penerangan.

Misalnya saat dirinya ingin menyeberang jalan, Akbar menggunakan senter dari handphone-nya untuk memberi tanda kepada para pengendara yang melintas.

Baca juga: Percepat Herd Immunity, Mahasiswa di Bekasi Terpanggil Jadi Relawan Vaksinasi Covid-19

Baca juga: VIDEO Terowongan Stasiun Cawang Gelap Gulita Seperti Goa, Lampu Penerangan Mati

Apalagi, lokasinya berjualan tepat setelah jembatan Batu Ceper, Tangerang yang umumnya pengendara yang baru menuruni jembatan tersebut dalam kondisi kencang.

Meskipun tersedia Jembatan Penyeberangan Orang(JPO), umumnya warga memilih alternatif menyeberang secara langsung, karena penerangan di JPO tersebut juga tidak ada.

"Disini rawan kecelakaan, karena itukan pengendara yang turun dari jembatan posisi laju kendaraannya cepat. Ditambah lagi tidak ada penerangan, jadi harus lebih hati-hati, seperti saya kalau mau menyeberang ya nyalain senter HP dulu biar kasih tanda ke pengguna jalan yang melintas," terang Akbar.

Baca juga: VIDEO Lampu Penerangan Jalan Umum di Kota Tangerang Dipadampkan Terkait Kebijakan PPKM

"Warga sini lebih memilih nyeberang langsung, karena kalau lewat JPO kondisi lampu mati, warga juga jadi takut," imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved