Virus Corona

Sepekan Usai Vaksinasi, Ketua RT di Magetan Meninggal Terpapar Covid-19, Keluarga Dijauhi Tetangga

Kabar meninggalnya korban menyisakan keheranan bagi warga setempat lantaran Jarwanto baru sepekan lalu menjalani vaksinasi.

Editor: Mohamad Yusuf
Kompas.com
(Ilustrasi) Jarwanto (40), seorang Ketua RT di Dusun Babadan, Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Kabar meninggalnya korban menyisakan keheranan bagi warga setempat lantaran Jarwanto baru sepekan lalu menjalani vaksinasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jarwanto (40), seorang Ketua RT di Dusun Babadan, Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Kabar meninggalnya korban menyisakan keheranan bagi warga setempat lantaran Jarwanto baru sepekan lalu menjalani vaksinasi.

Jarwanto meninggal dalam perawatan di RSUD dr Sayidin Magetan setelah menerima vaksinasi Covid-19 sepekan sebelumnya.

Baca juga: Mengintip Perkiraan Gaji Wakil Komisaris BRI, Posisi yang Ditinggalkan Rektor UI Ari Kuncoro

Baca juga: Ketika Oknum Satpol PP, Dishub hingga BPBD Kompak Pungli ke Sopir Truk Modus Surat Vaksin Covid-19

PILU, Suami Istri Ini Terpaksa Jual Panci hingga Rice Cooker untuk Beli Beras Akibat Terdampak PPKM

Saat menjalani vaksinasi, mendiang Jarwanto bermaksud memberi contoh kepada warganya agar bersedia divaksin di Balai Desa Pojoksari, tetangga desa setempat.

Namun sepekan kemudian, stamina bapak satu putri itu tiba-tiba drop dan meninggal setelah dirawat di RSUD.

Karena dirawat di masa pandemi, ia pun dinyatakan meninggal karena terpapar Covid-19.

"Dalam kondisi drop, matanya terbuka tetapi tidak bisa melihat sekelilingnya, bicaranya juga tidak jelas,"kata Suwito, salah seorang warga Desa Baron, Kecamatan/Kabupaten Magetan, saudara ipar Jarwanto kepada Surya, Kamis (29/7/2021) lalu.

"Badan sudah lemas, tidak bisa jalan. Kondisi itu terjadi sepekan setelah divaksin," imbuhnya.

Baca juga: CATAT! Terbitkan Aturan PPKM Level 4, Anies: Pasar Buka hingga Pukul 13.00, Swalayan Sampai 20.00

Baca juga: HATI-HATI! Penggunaan Narkoba di Tengah Pandemi Meningkat 45.227 Kasus, Pengedar Manfaatkan Situasi

Baca juga: Hasil Tes PCR Tetap Positif Setelah 2 Minggu, Perlukah Tes Ulang? Berikut Penjelasan dari WHO

Dijauhi Tetangga

Dan karena meninggalnya almarhum Jarwanto dikabarkan kena Covid-19, istri dan anaknya sempat dijauhi tetangga.

Karena itulah pihak keluarga melakukan swab test ke Puskesmas Sukomoro.

"Istri dan anak almarhum, saya antarkan untuk swab test ke Puskesmas Sukomoro, hasilnya negatif," ujar Suwito.

"Tetapi demi menjadi kebaikan semua, istri dan anak almarhum kami minta di rumah sementara, anggap isolasi mandiri," lanjut Suwito.

Dari informasi yang didapatkan, Jarwanto menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD dr Sayidiman setelah mengalami drop.

Keluarga membawa Jarwanto setelah sepekan menjalani vaksinasi Covid-19 di Balai Desa Pojoksari, Kecamatan Sukomoro.

Halaman
123
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved