Breaking News:

Pendidikan

Pemkot Depok Jadikan SMPN 30 Sebagai Sekolah Tematik Olahraga Bagi Siswa Berprestasi 

Pertama di Jawa Barat, Pemkot Depok Jadikan SMPN 30 Sebagai Sekolah Tematik Olahraga Bagi Siswa Berprestasi . Simak selengkapnya dalam berita ini.

dok Diskominfo
Kepala Disdik Depok, Mohammad Thamrin 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok menjadikan sekolah menengah pertama negeri (SMPN) 30 sebagai sekolah yang nantinya akan dikhususkan sebagai sekolah tematik olahraga.

Kepala Disdik Kota Depok Mohammad Thamrin mengatakan, nantinya para siswa yang memiliki bakat atau minat terhadap olahraga diharapkan bisa dididik sehingga dapat fokus dan menghasilkan prestasi dalam bidang olahraga.

SMPN 30 dikatakan Thamrin merupakan salah satu dari tujuh SMPN yang telah dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Depok di tahun ajaran 2021/2022.

Namun sejauh ini, hanya SMPN 30 saja yang baru dikhususkan sebagai sekolah tematik olahraga.

Baca juga: Dua Harimau Sumatera di TMR Terpapar Covid-19, Diduga Tertular dari Pengunjung OTG

"Ada sekolah baru yaitu SMPN 30. Bagi warga Depok yang punya bakat minat prestasi di olahraga itu kita harapkan bisa dididik di sana," papar Thamrin saat melakukan podcast bersama Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono, Sabtu (31/7/2021).

Tak hanya di Depok, SMPN 30 juga menjadi sekolah tematik pertama yang ada di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Pembanguan sekolah tersebut dikatakan Thamrin dilakukan dengan cara menggabungkan dua sekolah menjadi satu (merger).

"Baru tahun ini dibuka, di sana bekas SD yang kita merger. Jadi, bangunan SD-nya kita gunakan untuk pembanguan SMP tematik olahraga. Ini pertama, mungkin di Jawa Barat baru kita yang mengusung tematik olahraga," jelasnya.

Tahun ini merupakan tahun pertama SMPN 30 beroperasi yang dimulai pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 lalu.

Baca juga: Dari Masjid hingga Gereja di Jakarta Barat Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19

Pada operasionalnya pertama ini, SMPN 30 membuka sebanyak lima rombongan belajar (rombel). Setiap rombel terdiri dari 32 siswa.

"Kita akan kerjasama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok dan pengurus Pengcab untuk membimbing anak-anak yang punya prestasi di cabang masing-masing," akunya.

Terdapat sejumlah persyaratan penerimaan peserta didik baru baru di SMPN 30, antara lain memiliki akta kelahiran, surat keterangan lulus, Kartu Keluarga (KK) warga Depok, serta  berprestasi di bidang olahraga.

"Kalau tidak punya prestasi olahraga tapi punya bakat yang menonjol di bidang olahraga tertentu ini kita juga beri kesempatan," tuturnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved