Breaking News:

Virus Corona

Krematorium Dr Aggi Tjetje SH Cilincing Buka Layanan Kremasi Jenazah Covid-19 Gratis, Ini Syaratnya

Krematorium Dr Aggi Tjetje SH di Cilincing, Jakarta Utara, membuka layanan kremasi jenazah Covid-19 gratis bagi masyarakat tidak mampu.

Editor: Mohamad Yusuf
Tribunnews/ Ferryal Immanuel
(Ilustrasi) Para petugas di Krematorium Tegal Alur, Jakarta Barat saat membawa peti jenazah ke dalam tempat kremasi, Minggu (23/7/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bagi warga yang hendak kremasi jenazah Covid-19 gratis bisa melakukannya di Krematorium Dr Aggi Tjetje SH di Cilincing, Jakarta Utara.

Pasalnya krematorium Dr Aggi Tjetje SH di Cilincing, Jakarta Utara, membuka layanan kremasi jenazah Covid-19 gratis bagi masyarakat tidak mampu.

Meski demikian, ada syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan layanan tersebut. 

Yakni harus memiliki surat keterangan tidak mampu dari kelurahan dan juga dari majelis agama. 

Baca juga: Mengintip Perkiraan Gaji Wakil Komisaris BRI, Posisi yang Ditinggalkan Rektor UI Ari Kuncoro

Baca juga: Ketika Oknum Satpol PP, Dishub hingga BPBD Kompak Pungli ke Sopir Truk Modus Surat Vaksin Covid-19

PILU, Suami Istri Ini Terpaksa Jual Panci hingga Rice Cooker untuk Beli Beras Akibat Terdampak PPKM

"Kremasi (jenazah Covid-19) gratis harus ada kartu tidak mampu. Umpamanya dari kelurahan sudah ada keterangan tidak mampu, ada dukungan surat keterangan tidak mampu dari majelis agama, itu akan kita kasih free," kata Kepala Manajemen dan Personalia Krematorium Dr Aggi Tjetje SH, Heru Prayitno kepada Tribunnews.com di Jakarta, Minggu (1/8/2021).

Heru mengungkapkan, layanan kremasi jenazah Covid-19 gratis disediakan karena Krematorium Dr Aggi Tjetje SH memang sebenarnya tidak berfokus pada profit oriented. 

Melainkan pada pelayanan keumatan, utamanya bagi mereka yang kesulitan dalam urusan kremasi di masa pandemi Covid-19.

"Sebenarnya memang Krematorium Dr Aggi Tjetje ini bukan profit otiented, hanya mengedepankan pelayanan keumatan," tutur Heru.

Saat ini harga kremasi jenazah di Krematorium Dr Aggi Tjetje SH dibagi menjadi dua jenis. 

Kremasi untuk jenazah non Covid-19 dibanderol kisaran Rp 4 juta - Rp 5 juta. Sementara kremasi untuk jenazah Covid-19 dibanderol Rp7 juta.

"Kalau untuk umum itu harganya Rp 4 juta - Rp 5 juta. Kalau untuk Covid-19 itu Rp 7 juta," jelas Heru.

Baca juga: CATAT! Terbitkan Aturan PPKM Level 4, Anies: Pasar Buka hingga Pukul 13.00, Swalayan Sampai 20.00

Baca juga: HATI-HATI! Penggunaan Narkoba di Tengah Pandemi Meningkat 45.227 Kasus, Pengedar Manfaatkan Situasi

Baca juga: Hasil Tes PCR Tetap Positif Setelah 2 Minggu, Perlukah Tes Ulang? Berikut Penjelasan dari WHO

Harga kremasi jenazah lebih mahal dikarenakan untuk melakukan kremasi, karyawan di Krematorium Dr Aggi Tjetje SH harus menggunakan perlengkapan tambahan.

Seperti alat pelindung diri (APD), hingga harus mendapat suplai vitamin juga obat-obatan. 

"Perbedaan yang jelas itu mulai dari kita menerima Covid-19, itu semua karyawan yang berkaitan dengan kremasi, itu kita siapkan APD, kemudian kita bantu dengan obat-obatan, vitamin, hand sanitizer, dan masker dan lain-lain. Itu semua kita siapkan," ujar Heru. (Lusius Genik)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved