Breaking News:

PPKM Darurat

Terancam Mati Suri saat Pandemi Covid, Pengelola Pusat Perbelanjaan di Tangsel Siapkan Strategi Ini

Menurut strategi tersebut berupa program 3T yakni tracking, tracing, traffic bagi warga yang bakal berkunjung di pusat perbelanjaan tersebut. 

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Sejumlah tenant di Mall Teraskota, Serpong, Kota Tangsel tidak beroperasi saat pemberlakuan PPKM Level 4. 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG --- Sejumlah pihak pengelola pusat perbelanjaan di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meminta pihak otoritas melonggarkan kebijakan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Internal Consultant dan General Manager Mall Teras Kota, Eko Soekotjo mengatakan permintaan itu guna membantu pusat perbelanjaan yang terancam mati suri di tengah kebijakan larangan beroperasinya sejak pandemi covid-19 melanda. 

Menurutnya permintaan pelonggaran kebijakan itu telah diajukan pihak kepada perangkat daerah yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel dan Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Tangsel. 

"Kami sampaikan ke regulator kemarin bahwa sepertinya kita harus punya terobosan untuk bagaimana tetap bisa operasional di tengah PPKM Level 4," katanya saat ditemui di Mall Teras Kota, Serpong, Kota Tangsel, Jumat (30/7/2021).

Eko menjelaskan pihaknya saat ini telah memiliki strategi dalam mengantisipasi penularan dan penyebaran covid-19 jika diizinkan beroperasi. 

Menurut strategi tersebut berupa program 3T yakni tracking, tracing, traffic bagi warga yang bakal berkunjung di pusat perbelanjaan tersebut. 

"Yang kami sampaikan kemarin ada 3T, kalau pemerintah punya tracking, testing, dan tracing, kita punya tracking, tracing, dan traffic. Jadi istilahnya dilevel 4 ini pengelolaan prokes diperketat dengan mentransportasi antara pengelola dan regulator itu yang sudah kita sampaikan," jelas Eko. 

"Untuk tracking, tracing, dan traffic tentunya poin nomor satu dan dua ini kita memerlukan support dari pemerintah. Karena ini menyangkut data ya sebagai contoh ada pelanggan masuk ke dalam mall kita scan melalui barcode bisa langsung terkonek dengan (website-red) peduli lindungi," sambungnya. 

Sementara pada sistem traffic, kata Eko, pihaknya bakal memberikan data pengunjung secara berkala.

Menurutnya dalam startegi te sebut pihak otoritas dapat memantau jalannya protokol kesehatan (prokes) covid-19 yang berjalan di pusat perbelanjaan tersebut. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved