Breaking News:

Transportasi

Tarif Integrasi Antarmoda Transportasi di Jabodetabek Diklaim Tingkatkan Jumlah Penumpang Jaklingko

Dengan tarif yang terjangkau, tentunya akan membuat masyarakat beralih menggunakan transportasi umum, serta pembayaran melalui kartu

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Direktur Utama PT JakLingko Indonesia Muhamad Kamaluddin mengatakan jika dengan adanya tarif terintegrasi ini akan memberikan kemudahan sistem pembayaran jaringan JakLingko, seperti PT KCI (Kereta Commuter Indonesia), MRT, LRT, Transjakarta dan MikroTrans 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR --- Tarif integrasi antarmoda transportasi  bagi masyarakat di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) diberlakukan mulai Maret 2022.

Dengan adanya tarif integrasi ini diklaim meningkatkan jumlah penumpang JakLingko.

Direktur Utama PT JakLingko Indonesia Muhamad Kamaluddin mengatakan jika dengan adanya tarif terintegrasi ini akan memberikan kemudahan sistem pembayaran jaringan JakLingko, seperti PT KCI (Kereta Commuter Indonesia), MRT, LRT, Transjakarta dan MikroTrans

"Keuntungan dari tarif terintegrasi ini akan meningkatkan jumlah penumpang. Berdasarkan proyeksi kami dengan konsultan, terdapat kenaikan jumlah penumpang sampai dengan 340 persen untuk jangka panjang," kata Kamaluddin, Jumat (30/7/2021).

Dengan adanya tarif bundling yang terintegrasi dengan antarmoda, penumpang akan dikenakan tarif yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan saat ini yang masih menggunakan tarif dari masing-masing operator transportasi.

Dengan tarif yang terjangkau, tentunya akan membuat masyarakat beralih menggunakan transportasi umum, serta pembayaran melalui kartu dan aplikasi JakLingko.

"Adanya tarif terintegrasi ini juga diproyeksikan dapat meningkatan jumlah penumpang sampai dengan 340 persen setelah integrasi tarif antarmoda diterapkan mulai Maret 2022," katanya.

Sebelum tarif integrasi tersebut diberlakukan, JakLingko akan meluncurkan kartu transportasi (smart card) dan aplikasi mobile yang dapat digunakan penumpang untuk sistem pembayaran seluruh moda transportasi pada pertengahan Agustus mendatang.

Sedangkan untuk fase dua yang direncanakan Maret 2022, penerapan tarif integrasi berbasis jarak dengan perhitungan yang lebih terjangkau akan diberlakukan.

Integrasi dan kolaborasi tarif tidak hanya dilakukan pada moda transportasi di bawah jaringan JakLingko, tetapi juga pada "bike sharing" seperti Go-Jek dan Grab, taksi, hingga tempat wisata.

"Aplikasi ini akan memberikan 'platform' yang 'seamless' (mulus) untuk integrasi antarmoda, serta bisa mendukung pemerintah dalam memonitor mobilitas di Jabodetabek," ucapnya. 

Baca juga: Salurkan Beras 10 Kilo ke Tiap Warga, Kasudinsos Jakarta Pusat: Hasil Bantuan Jangan Dijual Lagi

Baca juga: Mampu Mendeteksi Virus Varian Baru, Quicktest Kini Tersedia di 20 Titik di Wilayah DKI Jakarta

Baca juga: Tunggu Proses Verifikasi dari Kemensos, 4.820 Keluarga di Menteng Jakpus Belum Terima Bantuan Beras

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved