Breaking News:

Buronan Kejaksaan Agung

Belum Eksekusi Pinangki, Jaksa: Tenaga Harus Dijaga karena Pandemi Belum Jelas Kapan Berakhir

Menurut Riono, beberapa pekan terakhir korps Adhyaksa banyak mengurus perkara lain.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Mantan jaksa Pinangki Sirna Malasari belum juga dieksekusi ke lembaga permasyarakatan (lapas), meskipun kasus hukumnya telah inkrah. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Riono Budi Santoso mengatakan, jaksa penuntut umum (JPU) belum mengeksekusi Pinangki Sirna Malasari, karena sedang banyak pekerjaan.

Menurut Riono, beberapa pekan terakhir korps Adhyaksa banyak mengurus perkara lain.

Namun, tidak dijelaskan kesibukan yang tengah dikerjakan para jaksa.

Baca juga: 90.552 Pasien Wafat, Satgas Minta Orang Positif Covid-19 dengan Kriteria Ini Jangan Isolasi Mandiri

"Pas akhir-akhir ini kebetulan kami juga sedang banyak kerjaan," kata Riono saat dikonfirmasi, Sabtu (31/7/2021).

Ia menuturkan, pihaknya juga harus menjaga tenaga di tengah pandemi Covid-19 yang belum kunjung berakhir.

"Tenaga harus dijaga karena pandemi belum jelas kapan berakhir," ucapnya.

Baca juga: Hukuman Djoko Tjandra Dikorting Setahun, Boyamin Saiman Nilai Hakim Tersandera Vonis Pinangki

Pinangki Sirna Malasari belum juga dieksekusi ke lembaga permasyarakatan (lapas), meskipun kasus hukumnya telah inkrah.

Jaksa penuntut umum (JPU) mengaku tidak memperlakukan istimewa Pinangki.

Pinangki harus menjalani hukuman 4 tahun penjara, setelah dipangkas dari awalnya 10 tahun penjara.

Baca juga: Menaker Terima Data 1 Juta Calon Penerima BSU Tahap Pertama, Ini Variabel yang Bakal Diperiksa

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Riono Budi Santoso mengaku tidak memiliki pertimbangan khusus, terkait belum dieksekusinya Pinangki.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved