Breaking News:

Virus Corona Jakarta

Ada 169 Kematian Pasien Isoman di Jakarta Pusat, Dhany Sukma Imbau Warga ke Isolasi Mandiri Terpusat

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma, imbau warga yang terpapar Covid-19 isolasi di isolasi mandiri terpusat. Angka kematian Covid masih tinggi.

Penulis: Muhamad Fajar Riyandanu | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive/Muhamad Fajar Riyandanu
Ada 169 Kematian Pasien Isoman di Jakarta Pusat, Dhany Sukma Imbau Warga ke Isolasi Mandiri Terpusat. 

WARTAKOTALIVE.COM, SENEN - Ada 169 kematian pasien isoman di Jakarta Pusat, Dhany Sukma imbau warga ke isolasi mandiri terpusat.

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma, mengimbau kepada setiap warganya yang terpapar Covid-19 untuk menjalani isolasi di sentra isolasi yang telah disediakan di wilayah Jakarta Pusat.

"Kami sarankan pindah ke tempat isolasi mandiri terpusat," kata Dhany saat ditemui di SDN 01 Bungur, Jakarta Pusat pada Sabtu (31/7/2021), siang. 

Adapun sentra isolasi yang dimaksud oleh Dhany mencakup Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Rumah Dinas Kelurahan, dan Gelanggang Olah Raga (GOR) di wilayah Jakarta Pusat. 

Dhany Sukma  merujuk pada data Lapor Covid-19. Per tanggal 30 Juli, total kematian isolasi mandiri (isoman) dan di luar rumah sakit secara nasional sebesar 2.832 jiwa.

Peringkat pertama diduduki oleh Provinsi DKI Jakarta dengan 1.284 kematian.

Baca juga: Anies Ungkap 2,3 Persen Warga Jakarta yang Divaksin tetap Terinfeksi Covid-19

Sejak Juni 2021, jumlah angka kematian pasien yang menjalani isoman di masing-masing kota memiliki jumlah yang berbeda-beda.

Kota Jakarta Timur diurutan pertama dengan 434 kematian, disusul Kota Jakarta Selatan dengan 338 warga isoman meninggal dunia. Di posisi nomor tiga ada Kota Jakarta Utara dengan 216 kasus kematian. 

Urutan ke empat diisi oleh Jakarta Barat dengan 184 kasus kematian, dan posisi paling buncit ditempati oleh Jakarta Pusat dengan 169 kematian. 

Baca juga: 2 RW di Kelurahan Ancol Tidak Dapat Jatah Dana BST, Kok Bisa?

Menanggapi hal tersebut, Dhany juga mempersilahkan warganya yang ingin menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Namun, Dhany tetap meminta kepada seluruh warga Jakarta Pusat yang terpapar Covid-19 untuk melakukan isolasi mandiri di sentra-sentra isolasi.

"Kalau memang rumahnya itu cukup memiliki standar, punya kamar sendiri, ya silahkan. Tapi jika rumahnya tidak memenuhi standar, dan di rumah tersebut banyak orang yang menghuni, kita sarankan pindah ke tempat isolasi mandiri terpusat," pungkas Dhany. 

 
 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved