Breaking News:

Virus Corona Bekasi

Ada 13.912 Anak di Kota Bekasi Terpapar Covid-19, Ini Penjelasan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

Sebanyak 13.912 anak di Kota Bekasi terkonfirmasi terpapar Covid-19. Data tersebut merupakan akumulasi dari tahun 2020.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive/Yolanda Putri
Ada 13.912 Anak di Kota Bekasi Terpapar Covid-19, Ini Penjelasan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Ada 13.912 anak di Kota Bekasi terpapar Covid-19, Ini penjelasan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Sebanyak 13.912 anak di Kota Bekasi terkonfirmasi terpapar Covid-19. Data tersebut diperoleh berdasarkan pencatatan yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

"Data tersebut merupakan akumulasi dari tahun 2020 dan sudah 20,6 persen anak anak yang terpapar Covid-19 hingga Juli 2021," kata Ketua Satgas Covid-19 Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat dikonfirmasi, Sabtu (31/7/2021).

Dari jumlah tersebut, terdapat 3.137 pada anak usia 0-5 tahun, 3.011 pada anak usia 6-10 tahun, 3.813 pada anak usia 11-15 tahun, 3.951 pada anak usia 16-19 tahun.

Temuan kasus Covid-19 pada anak di tahun 2020 lalu mencapai 3.051 kasus, atau hanya sebesar 2,2 persen dari total populasi anak yang mencapai 136.332 jiwa.

Baca juga: Cerita Asni Pengusaha Buku Yasin di Kota Bekasi: Ada Pembeli Datang Sambil Meneteskan Air Mata

Kasusnya meningkat pada awal tahun 2021 sampai akhir Juli 2021 di mana tercatat sebanyak 10.855 atau 7,9 persen dari tot populasi anak umur 0-15 tahun sebanyak 136.331 jiwa.

Tentunya peningkatan ini 4 kali lebih besar dari tahun 2020 lalu.

Meskipun kasus Covid-19 pada bayi baru lahir jarang ditemukan, namun berdasarkan catatan di RSUD Bekasi mencatat dari 199 kasus ibu melahirkan dengan konfirmasi PCR positif pada bulan Juni dan Juli 2021, menunjukan sebanyak 18 kasus bayi terpapar Covid-19.

Sementara, untuk menekan angka penyebaran yang semakin meningkat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana akan melaksanakan vaksin anak pada Agustus mendatang.

"Siswa tingkat sekolah menengah pertama (SMP) atau sederajat akan didahulukan menjadi penerima vaksin," ujarnya. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved