Breaking News:

VIDEO Gagal Vaksinasi Sampai 3 Kali, Firda Cemas Jalani Vaksin Pertama di Kesempatan yang ke 4

Firda gagal di vaksin karena sebelumnya saat pemeriksaan menjelang vaksin, tensi dan juga tekanan darah Firda selalu tinggi.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Murtopo

Laporan Wartawan, WARTAKOTALIVE.COM, Gilbert Sem Sandro

WARTAKOTALIVE.COM, Tangerang - Mendukung program pemerintah Herd Imunity, Puskesmas Tanah Tinggi menggelar vaksinasi Covid-19 massal tahap satu dan tahap dua bagi warga Tanah Tinggi, Tangerang.

Salah satu warga yang juga sebagai peserta vaksinasi, Firda mengaku, sebelumnya sudah tiga kali batal mengikuti jadwal vaksinasi bagi dirinya.

Firda gagal di vaksin karena sebelumnya saat pemeriksaan menjelang vaksin, tensi dan juga tekanan darah Firda selalu tinggi.

Sehingga pihak puskesmas, harus menunda jadwal vaksinasi bagi dirinya bahkan hingga empat kali.

Baca juga: Sekarang Bikin SKCK dan Surat Kehilangan di Polsek Jatinegara Harus Pakai Sertifikat Vaksin Covid-19

Baca juga: Indonesia Kembangkan Vaksin Covid-19 Berbasis DNA, Kini Sedang Tahap Finalisasi Bareng WHO

Baca juga: Pemprov DKI Libatkan Satgas RT Sidak Sertifikat Vaksin Pembeli dan Pengelola Warteg di Ibu Kota

"Ini saya jadwal vaksinasi dosis pertama saya, untuk ke empat kalinya. Sebelumnya sudah tiga kali saya batal divaksin, karena tekanan darah saya waktu di tensi tinggi terus, padahal mah saya sehat cuma tensinya aja tinggi" ujar Firda saat diwawancarai Wartakotalive.com saat menunggu antrean di Puskesmas Tanah Tinggi, Tangerang, Jumat(30/7/2021).

Firda menjelaskan, menurut petugas yang memeriksa penyebab tingginya tekanan darah Firda karena saat melakukan vaksinasi, dirinya selalu takut dan memikirkan banyak hal.

Hal tersebut memang diakui Firda, sebab ia mendapat informasi yang bersebaran di media massa, bahwasanya ada informasi tentang setelah melakukan vaksin akan menimbulkan sakit bagi si peserta.

"Deg-degan lah pas mau di vaksin, namanya mau disuntik kan, terus kan banyak omongan orang kalau sesudah divaksin ada efek sampingnya, jadi saya takut," kata Firda.

Baca juga: Dinkes DKI Pastikan Tak Ada Pemberian Vaksin Booster Moderna untuk Masyarakat Umum

Baca juga: Antibodi Vaksin Covid-19 Menurun Setelah 6 Bulan, tapi Tetap Bisa Melindungi Jika Diserang

Namun, pada kesempatan keempat kali ini Firda sudah merasa yakin untuk divaksin. Sebab ia juga membutuhkan sertifikat telah melakukan vaksinasi, untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved