Breaking News:

Saika Terus Memeluk Erat Ibunya. Puluhan Siswa SLBN 09 Tanjung Priok Dapat Vaksin

Menargetkan ada 39.000 siswa yang berusia 12-17 tahun harus sudah mendapatkan vaksin Covid-19 hingga awal Agustus 2021.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Agus Himawan
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Para siswa SLB Negeri 09, Tanjung Priok, Jakarta Utara mengikuti vaksinasi Covid-19. Sebagian sempat takut disuntik namun dapat ditenangkan dan akhirnya menerima vaksin. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejumlah siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 09 Tanjung Priok, Jakarta Utara mengikuti vaksinasi Covid-19, Jumat (30/7/2021).

Terlihat mereka begitu antusias, namun demikian ada di antaranya yang takut jarum suntik dan harus ditemani.

Satu di antaranya adalah Saika (13) yang harus dipeluk sang ibu saat mengikuti vaksinasi Covid-19 di tempatnya bersekolah di SLB Negeri 09 Tanjung Priok.

Saika menangis histeris sembari terus merangkul erat pundak ibunya saat namanya disebut untuk disuntik vaksin. Bahkan ia sempat berontak saat tenaga kesehatan mengeluarkan jarum suntik.

Alhasil tenaga kesehatan dibantu pengajar yang ada di sekolah tersebut berusaha menenangkan Saika yang menolak disuntik. Meski begitu, petugas dapat menyuntikkan vaksin di lengan kiri Saika.

Sementara siswa lainnya, Adi Nugraha tampak berani menghadapi jarum suntik. Bahkan dengan langkah tegap, ia bergegas menghampiri petugas kesehatan saat namanya disebut.

Baca juga: Dirut MRT Ungkap Perkembangan Pembangunan Fase II MRT, Begini Kondisinya di Tengah Pandemi Covid-19

Baca juga: Gelar Pemeriksaan di Bali, Penyidik Polda Metro Jaya Sita Ponsel Jerinx Sebagai Barang Bukti

Sang ibu, Ani mengatakan, Adi, anaknya, sejak awal semangat mengikuti vaksin sebagai persiapan apabila sekolah tatap muka kembali digelar dan sekaligus agar terhindar dari virus corona. “Biar nggak kena corona, juga mau masuk sekolah lagi,” tutur Ani.

Sementara Kepala SLB Negeri 09 Tanjung Priok, Narno mengatakan sebanyak 20 siswa sudah disuntik vaksin hingga pukul 10.00 WIB dari target 50 siswa. Kegiatan vaksinasi yang digelar di SLB Negeri 09 Tanjung Priok, ini menyasar para peserta didik berusia 12-17 tahun.

Sehingga tidak semua siswa-siswi mengikuti kegiatan tersebut. “Walaupun anak SLB jumlah total keseluruhannya banyak, tapi karena dibatasi usianya dari usia 12-17 tahun,” ungkapnya.

Sementara, Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Utara menargetkan ada 39.000 siswa yang berusia 12-17 tahun harus sudah mendapatkan vaksin Covid-19 hingga awal Agustus 2021.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Utara, Sri Rahayu Asih Subekti, mengatakan, untuk wilayah I meliputi tiga kecamatan yang ada di wilayah Jakarta Utara yakni Kecamatan Tanjung Priok, Pademangan, dan Penjaringan.

Baca juga: 191 Orang Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional Hingga 2020, dari Kaltara dan Kaltim Belum Ada

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jakarta Utara Melandai, Pasien di Rusun Nagrak Kini Hanya Tersisa 115 Orang

Sri mengatakan hingga saat ini baru terealisasi 56 persen. “Target kita 39.000. Tadi kita juga berembuk dengan Pak Wali kota, jumlah (target) itu sampai awal Agustus,” ujar Sri.

Sri menambahkan pihaknya membuka sejumlah gerai vaksinasi di beberapa lokasi untuk mencapai target tersebut. Seperti di Markas Kolinlamil, Kantor Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara, dan Gedung SLB Negeri 09 Tanjung Priok.

Namun demikian, Sri mengakui untuk vaksinasi anak usia 12-17 tahun tidak akan mencapai 100 persen dari sisa presentase karena adanya yang kasus tertentu di lapangan. “Misal ada komorbid (penyakit penyerta), atau gangguan lainnya. Misalnya dia baru terpapar. Atau masih dalam pemulihan,” ungkapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved