Breaking News:

Virus Corona

Pengusaha Buku Yasin Banjir Orderan Hingga Kewalahan Akibat Kasus Kematian Pasien Covid-19 Meningkat

Kasus kematian di masa pandemi Covid-19 terus meningkat membuat pengusaha buku Yasin pun kewalahan di Kota Bekasi.

Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
Asni, pemilik usaha pembuatan buku Yasin sedang mengemas pesanan buku Yasin di Ruko Parahyangan Jalan Raya Ir Juanda Kota Bekasi pada Jumat (30/07/21). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Kasus kematian di masa pandemi Covid-19 terus meningkat.

Tidak hanya para perajin peti mati yang kelimpungan, pengusaha buku Yasin pun kewalahan.

Tampak beberapa orang sibuk membuat dan mengemas buku Yasin di masa PPKM Level 4 ini.

Bila hari biasa mereka bisa lebih santai, dalam beberapa bulan terakhir ini mereka nyaris tanpa istirahat.

Baca juga: VIDEO Vaksinasi Covid-19 Drive Thru di Polres Metro Jakarta Selatan Masih Ramai Peminat

Baca juga: Susu Dibutuhkan saat Terpapar Covid-19 sebagai Sumber Nutrisi dan Menjaga Metabolisme Tubuh

Baca juga: Akhiri Pandemi Covid-19, Wagub DKI Minta Pemilik Warteg Pahami Kewajiban Pembeli Soal Surat Vaksin

Hal itu dikarenakan, pesanan dari masyarakat untuk mencetak buku Yasin membludak.

Pemilik usaha buku Yasin "Rapido", Asni mengungkapkan bahwa di tengah pandemi Covid-19 saat ini, usahanya kebanjiran orderan.

Biasanya dalam sehari hanya mengerjakan tiga model saja namun saat ini meningkat hingga dua kali lipat.

"Ya, saat pandemi gini kan kasus kematian juga meningkat jadi biasanya sehari kita ngerjain tiga model"

"tetapi sekarang kita bisa dua kali lipat," ucapnya kepada wartakota di Ruko Parahyangan Jalan Raya Ir. Juanda Kota Bekasi pada Jumat (30/07/21).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved