Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Pasien Banyak yang Sembuh, Tempat Tidur di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Cuma Terisi 37 Persen

Walau jumlah pasien Covid-19 mengalami tren menurun, jumlah kapasitas tempat tidur yang disiapkan tetap di angka maksimal 7.894.

Penulis: Muhamad Fajar Riyandanu | Editor: Yaspen Martinus
Kepala Humas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Mintoro Sumego mengatakan, keterisian tempat tidur per Jumat (30/7/2021) turun ke angka 2.925. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA – Kepala Humas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Mintoro Sumego mengatakan, keterisian tempat tidur per Jumat (30/7/2021) turun ke angka 2.925.

“Tingkat keterisian tempat tidur 37 persen,” ucap Sumego.

Menurut data harian yang dirilis oleh Posko Kogasgabpad RSDC Wisma Atlet Kemayoran per 30 Juli, jumlah pasien baru yang masuk sebanyak 182 pasien.

Baca juga: Dua Bulan Kerja Tak Digaji, 9 Korban Baru Sadar Ditipu Anggota Satpol PP Gadungan

Sedangkan pasien yang sembuh dan boleh dinyatakan pulang sebanyak 321 orang. Lalu, ada 8 pasien yang meninggal dunia.

Di Rusun Nagrak, tingkat keterisian tempat tidur sebanyak 115 orang, dengan rincian 76 laki-laki dan 39 perempuan.

“Jumlah pasien turun banyak. Mudah-mudahan akan terus turun,” harap Sumego.

Baca juga: Wagub DKI Bilang Revisi Perda 2/2020 Mendesak untuk Mempercepat Penurunan Kasus Covid-19

Walau jumlah pasien Covid-19 mengalami tren menurun, jumlah kapasitas tempat tidur yang disiapkan tetap di angka maksimal 7.894.

Semego menduga, menurunnya pasien Covid-19 yang dirawat di ruangan isolasi terpusat, disebabkan mayoritas pasien menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Bisa jadi beberapa pasien tanpa gejala itu dirawat di tingkat RT ataupun RW, guna menjalani isolasi mandiri,” duga Sumego.

Baca juga: DAFTAR Terbaru 195 Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Jawa Tengah dan Jawa Timur Paling Membara

Dosen di Akademi Keperawatan RSP TNI AU Jakarta ini juga menjelaskan, waktu normal yang harus dijalani para pasien yang melakukan isolasi mandiri selama 10 sampai 15 hari.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved