Breaking News:

MITJ Bangun Lima TOD Berikut Jembatan Penyeberangan Multiguna

Dikatakan William dalam proyek kawasan TOD tersebut ada lima proyek yang tengah dikembangkan di antarnya yaitu membangun Transport Hub Dukuh Atas.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Agus Himawan
Warta Kota/Anggi Liana Putri
Direktur Utama PT MRT William Sabandar 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT MRT Jakarta melalui anak perusahaannya yaitu PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ) akan membangun kawasan berorientasi transit atau transit oriented development (TOD) di lima titik kawasan di Jakarta.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan meski ditengah pandemi pihaknya melakukan percepatan kawasan TOD. Dimana berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 15 Tahun 2020, ada lima titik yang akan dijadikan kawasan TOD.

“Jadi MRT Jakarta ini sudah mendapatkan tugas untuk melakukan pengembangan di lima kawasan TOD. Mulai dari kawasan Lebak Bulus, Fatmawati, Blok M, Istora Senayan, dan Dukuh Atas,” kata William Sabandar dalam forum jurnalis secara virtual, Jumat (30/7/2021).

Dikatakan William dalam proyek kawasan TOD tersebut ada lima proyek yang tengah dikembangkan di antarnya yaitu membangun Transport Hub Dukuh Atas. Dimana lokasi itu nantinya akan menjadi titik transit bagi pejalan kaki atau pengguna transportasi umum.

Baca juga: Bek Manchester United Raphael Varane Jadikan Istrinya sebagai Suporter yang Paling Penting

Baca juga: Hakim yang Potong Hukuman Jaksa Pinangki Gugur dari Daftar Calon Hakim Agung

Transport Hub Dukuh Atas juga ebagai perkantoran, ritel dan pasar modern. Proses grounbreaking direncanakan pada 21 Oktober 2021 dengan target operasional gedung tahun 2023.

“Nanti pembangunannya kurang lebih ada 14 sampai 15 lantai dan saat ini sedang finalisasi. Di sini juga jumlah parkirnya lebih kecil karena kendaraan yang masuk di sini hanya kendaraan yang berjalan kaki atau kendaraan yang menggunakan transportasi publik atau pesepeda. Ini yang kita fasilitas,” ujarnya.

Selain itu, untuk menunjang integrasi LRT yang akan beroperasi pada tahun depan, MRT Jakarta melalui MITJ juga membangun jembatan penyeberangan multiguna (JMP) sepanjang 250 meter yang menghubungkan Stasiun LRT ke Stasiun MRT Dukuh Atas.

“Jadi kalau orang dari LRT Jabodebek nanti transit dari Dukuh Atas nanti mau mengunakan MRT, LRT atau Transjakarta bisa menggunakan jembatan penyeberangan multiguna ini,” kata William.

Dalam pengembangan kawasan TOD di Lebak Bulus juga akan dibangun transit plaza, hub, dan Skybridge POINS Square. Adapun panjang Skybridge sekitar 245 meter, Hub dilengkapi dengan lift, eskalator, hingga parkir sepeda motor, dan transit plaza sepanjang 2000 meter.

Baca juga: Sudah Jadi Tersangka Penimbun Obat Covid-19 di Kalideres Tak Ditahan, Ini Alasan Polisi

Baca juga: Petarung MMA Conor McGregor Bergabung Sebagai Penasihat Game Square eSports

Selain itu, dalam pengembangan kawasan TOD juga akan dilakukan revitalisasi Taman Marta Tiahahu. Dimana nantinya kawasan itu akan dijadikan sebagai taman baca. Lalu adapun pembangunan plaza transit Mahakam di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved