Vaksinasi Covid19

Dinkes DKI Pastikan Tak Ada Pemberian Vaksin Booster Moderna untuk Masyarakat Umum

Dinas Kesehatan DKI Jakarta memastikan belum ada pemberian vaksin Covid-19 dosis ketiga atau vaksin booster, untuk masyarakat umum.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menegaskan, kabar vaksin booster untuk masyarakat umum adalah tidak benar. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta memastikan belum ada pemberian vaksin Covid-19 dosis ketiga atau vaksin booster, untuk masyarakat umum.

Suntikan vaksin jenis Moderna masih dikhususkan untuk tenaga kesehatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menegaskan, kabar vaksin booster untuk masyarakat umum adalah tidak benar.

Baca juga: Dua Bulan Kerja Tak Digaji, 9 Korban Baru Sadar Ditipu Anggota Satpol PP Gadungan

"Vaksin booster saat ini belum diberikan bagi masyarakat umum, jadi masih terbatas untuk nakes," kata Dwi kepada wartawan, Jumat (30/7/2021).

Ia juga menjelaskan vaksin booster menggunakan jenis Moderna, masih terbatas dilakukan di rumah sakit vertikal.

Sehingga soal kabar seorang influencer menerima vaksin booster di Gedung DPRD DKI Jakarta, juga merupakan informasi yang tidak benar.

Baca juga: Wagub DKI Bilang Revisi Perda 2/2020 Mendesak untuk Mempercepat Penurunan Kasus Covid-19

"Saat ini vaksin booster baru dilakukan di rumah sakit-rumah sakit vertikal untuk para nakes," terangnya.

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta membenarkan kabar diduga influencer mengikuti vaksinasi Covid-19, Selasa (27/8/2021) lalu.

Namun, lembaga pengawas pemerintah daerah itu membantah sang influencer mendapatkan vaksin dosis ketiga.

“Kalau gedung, iya itu Gedung DPRD confirm ya."

Baca juga: Dua Oknum Anggota TNI AU Injak Kepala Warga Papua, Danlanud dan Dansatpom JA Dimara Dicopot

"Tapi untuk vaksin ketiga dibilang Moderna, kami tidak ada, dan itu tidak pernah diberikan di Gedung DPRD vaksin booster, karena itu belum ada acuan untuk masyarakat."

"Diberikan itu baru nakes,” kata Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPRD DKI Jakarta Augustinus, Kamis (29/7/2021).

Dia mengatakan bakal melaporkan hal ini kepada Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi pada Kamis (29/7/2021) siang.

Baca juga: Anggota DPR Difasilitasi Hotel untuk Isoman, PHRI Jakarta: Tak Banyak Menolong

Dia menyebut, pimpinan akan memberikan klarifikasi terkait viralnya kabar tersebut kepada publik.

“Hari ini saya akan segera menemui pimpinan, kebetulan hari ini ada rapat paripurna."

"Semua akan disampaikan hari ini supaya clear dan tidak membuat kecemasan masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Aga ini.

Baca juga: Hukuman Djoko Tjandra Disunat Setahun, Komisi Yudisial Kaji Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi di DPRD DKI sekarang tidak hanya untuk pegawai maupun anggota dewan saja.

Masyarakat umum juga dapat mendaftar vaksin demi mempercepat herd immuntity (kekebalan komunal) di Jakarta.

Untuk dosis vaksin yang disediakan, kata dia, diberikan Dinas Kesehatan DKI Jakarta sesuai kebutuhan DPRD DKI.

Baca juga: Kafe dan Restoran di Ruang Terbuka di Jakarta Boleh Layani Makan di Tempat, Wajib Sertifikat Vaksin

Hingga saat ini, DPRD DKI masih fokus memberikan vaksinasi merk Sinovac dosis satu dan dua kepada masyarakat.

“Jadi mekanismenya kami minta ke Dinkes, nanti mereka kirim vaksinnya."

"Misal kami minta hari ini 250 vaksin, karena yang daftar 200 orang."

Baca juga: Fraksi PAN Minta Fasilitas Hotel Isoman Anggota DPR Dibatalkan, Lebih Baik Bantu Obat dan Sembako

"Lalu diberikan vaksinnya dan kami pantau secara realtime melalui bit.ly, karena di situ ada penerbitan untuk sertifikatnya,” jelasnya.

Sebelumnya, seorang yang diduga influencer mendapatkan vaksin Covid-19 dosis ketiga di DPRD DKI Jakarta pada Selasa (27/7/2021).

Informasi tersebut membuat netizen geram karena dosis ketiga hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes).

Baca juga: Anggota DPR Dapat Fasilitas Isoman di Hotel Bintang Tiga, Krisdayanti: Buang-buang Anggaran

Kabar itu sempat diunggah di Instastory milik @johandjayanto.

Saat itu, Johan mengunggah tangkapan layar yang menampilkan diduga influencer tengah mendapatkan vaksin dosis ketiga.

Kebetulan, Johan merupakan salah satu followers orang tersebut.

Baca juga: Indonesia Diprediksi Jadi Negara Terakhir Keluar dari Pandemi Covid-19, Epidemiolog Bilang Logis

“Tuesday (Selasa) 9:18 AM. Vaccine shot x3: Booster,” tulis caption diduga influencer tersebut dalam tangkapan layar Johan.

Dalam foto tersebut juga terlihat logo DPRD DKI Jakarta.

Namun sayangnya, foto diduga influencer dan nama akunnya disensor, sehingga wajah dan identitasnya belum diketahui.

Baca juga: Selain Hukuman 11 Tahun Penjara, Juliari Batubara Juga Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp 14,5 Miliar

Oleh kawan Johan bernama Cathy Djaya, postingannya itu kembali diunggah di media sosial Twitter @cathydjaya hingga menyulut kekesalan netizen.

“Temen w cerita (di IG) kalau ada influencer yang dapat vaksin DOSIS KETIGA. INFLUENCER, bukan NAKES. Buktinya apa?"

"Si influencer nge-post di IG Story dia sendiri, temen w sempat capture sebelum dihapus. Btw coba kihat lokasi vaksinnya di mana. Hehehe,” tulis Cathy.

Baca juga: Korupsi Bansos Covid-19, Jaksa KPK Tuntut Mantan Mensos Juliari Batubara Dihukum 11 Tahun Penjara

Postingan Cathy mengundang reaksi para netizen.

Pemilik akun Twitter Ayudia Mahendra membalasnya yang kesal tidak mendapatkan dosis ketiga padahal dia bekerja sebagai nakes.

“Gw nakes btw. Kmrn smpt dapat jadeal vaksin ketiga. SEKARANG JADWALNYA ILANG DARI APPS. MAKASEE,” tulis Ayudia.

“Di Medan juga vaksin habis. Kacau ini distribusinya. Btw kalau ada yang punya info lokasi vaksin kedua Sinovac di Medan untuk KTP luar Medan please share ya,” cuit pemilik akun Twitter @depe_76. (Danang Triatmojo)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved