Berita Tangerang

Remaja Perempuan Korban Kekerasan Ayah Kandung di Pamulang Tangsel Trauma, Dapat Pendampingan Hukum

P2TP2A Kota Tangsel lakukan pendampingan hukum kepada bocah perempuan korban kekerasan oleh ayah kandung di Pamulang, Tangsel.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dodi Hasanuddin
Surya
Ilustrasi, Remaja Perempuan Korban Kekerasan Ayah Kandung di Pamulang Tangsel Trauma, Dapat Pendampingan Hukum. 

WARTAKOTALIVE.COM, PAMULANG - Remaja perempuan korban kekerasan ayah kandung di Pamulang, Tangsel dapat pendampingan hukum P2TP2A.

Kepala UPTD Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Tangerang Selatan (P2TP2A Kota Tangsel), Tri Purwansto, sebut pihaknya bakal melakukan pendampingan hukum kepada W (15) yang merupakan korban kekerasan anak di Pondok Benda, Pamulang

Menurut Tri Purwansto, langkah itu dilakukan pihaknya berbarengan dengan layanan konseling psikolog kepada korban. 

"Kita ke sana terkait dari tupoksi kita untuk memberikan pelayanan baik layanan (pendampingan-red) hukum dan layanan konselingnya," kata Tri kepada awak media saat dikonfirmasi, Pamulang, Kota Tangsel, Kamis (29/7/2021). 

Tri menjelaskan, saat ini pihaknya telah bertemu dengan korban yang telah berada di kediaman ibu kandungnya di kawasan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. 

Baca juga: Gelar Sentra Vaksinasi di Polsek dan Mobile, Polres Tangsel Klaim Distribusikan 58.000 Dosis Vaksin

Tri menyatakan bahwa korban saat ini mengalami trauma berat akibat kekerasan yang dilakukan oleh ayah kandung beserta ibu tirinya. 

"Korban masih trauma belumm menceritakan semua dan motif pelaku terhadap dirinya. Dan sekarang korban banyak berdiam diri dan ketakutan. Makanya skrng kita berikan pelayanan konseling psikolog untuk itu," ungkapnya. 

Diwartakan sebelumnya, gadis berusia 15 tahun berinisial W alami tindak kekerasan oleh ayah kandung dan ibu tirinya saat berada di kawasan Pondok Benda, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Senin, 26 Juli 2021 dini hari. 

Kabar tersebut dibenarkan oleh pihak keluarga korban Wahyudi saat dikonfirmasi oleh para awak media. 

Bahkan, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib melalui Laporan Polisi Nomor TBL/B/94B/VII/2021/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA pada Selasa, 27 Juli 2021.

Baca juga: Polres Tangsel Gelar Vaksinasi Keliling di Kampung Pemulung Pamulang untuk Capai Herd Immunity

Menurutnya akibat kejadian yang dialaminya korban mengalami trauma hingga luka-luka lebam. 

"Luka memar dibeberapa bagian, kondisi korban saat ini shok banget. Untuk luka di bagian bibir memar, belakang kepala sakit dan sempat di bagian kuping sebelah agak enggak bisa dengar," katanya saat dikonfirmasi kepada awak media, Pamulang, Kota Tangsel, Rabu (28/7/2021).

Wahyudi menjelaskan, saat ini korban tengah berada di kediaman sang ibu kandung yang berada di kawasan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. 

Sebab, trauma yang dialami korban membuatnya kerap menangis dan berdiam diri. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved