Breaking News:

Virus Corona

Reaksi Wagub DKI, Sertifikat Vaksinasi Diusulkan Jadi Syarat Masuk Perkantoran, Mal dan Unit Usaha

Semua usulan dan masukan dari masyarakat tentu akan dipelajari dan nanti diputuskan bersama dengan Satgas Covid-19 di daerah dan di pusat.

Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Joko Supriyanto
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi wacana sertifikat vaksinasi jadi syarat masuk ke perkantoran, mal, pasar dan lain-lain. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi wacana sertifikat vaksinasi jadi syarat masuk ke perkantoran, mal, pasar dan lain-lain.

Wacana itu sebagai upaya untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta.

Menurut Ariza syarat sertifikat vaksinasi pada unit-unit usaha yang ada di DKI Jakarta merupakan hal yang baik dan akan dipelajari lebih lanjut.

"Ini memang ada usulan terkait menunjukkan bukti vaksinasi pada unit-unit usaha, perkantoran, bahkan mal agar divaksin baru bisa masuk. Saya kira itu satu usulan yang nanti dipertimbangkan, usul itu akan kami pelajari," kata Riza saat ditemui di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (28/7/2021) malam.

Semua usulan dan masukan dari masyarakat tentu akan dipelajari dan nanti diputuskan bersama dengan Satgas Covid-19 di daerah, Satgas Covid-19 di pusat dan pemerintah pusat.

"Prinsipnya seluruh warga harus segera divaksin sesuai target dan rencana yang ada," kata dia.

Baca juga: Untuk Urus Layanan Administrasi Kependudukan Tak Perlu Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Baca juga: VIDEO Pasutri Pemalsu Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Ditangkap di Kawasan Puncak, Beraksi Sejak 2020

Sebelumnya, seiring dengan perpanjangan PPKM yang disesuaikan hingga 2 Agustus 2021, Perumda Pasar Jaya kembali mengizinkan pembukaan pasar/pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari dengan aturan protokol kesehatan ketat.

Salah satunya kewajiban menunjukkan bukti vaksinasi.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, hal ini diwajibkan bagi pedagang dan pengunjung pasar mengingat vaksinasi sudah cukup banyak dilakukan di Ibu Kota.

Pedagang dan pengunjung pasar diminta secara wajib menunjukkan bukti vaksinasi (kartu/sertifikat/sms) ketika akan memasuki pasar.

Baca juga: Jual Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Palsu, Pasutri Diciduk Polres Pelabuhan Tanjung Priok

"Hal ini mengingat vaksinasi yang sudah cukup banyak dilakukan di seluruh wilayah DKI Jakarta," kata Arief dalam pesan singkatnya, Senin (26/7).

Arief menyebutkan hal ini menjadi salah satu respon cepat yang dilakukan sambil menunggu kebijakan lebih lanjut dari Pemprov DKI Jakarta terkait pasar tradisional. (Antaranews)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved