Breaking News:

Virus Corona

Pengacara Bantah Moeldoko Promosikan Ivermectin, Otto Hasibuan Desak ICW Minta Maaf

Otto Hasibuan selaku penasihat hukum Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membantah kliennya mempromosikan Ivermectin sebagai obat untuk Covid-19.

Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Rangga Baskoro
Pengacara senior Otto Hasibuan menyebut Moeldoko tidak pernah menjadi "bintang iklan" yang membujuk masyarakat untuk mengonsumsi Ivermectin. Foto dok: Otto Hasibuan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut Moeldoko dalam jabatannya sebagai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) punya hubungan dengan PT Noorpay Nusantara Perkasa.

Sementara itu PT Noorpay sahamnya dimiliki oleh Sofia Koswara sebagai Wakil Presiden PT Harsen Laboratories, produsen Ivermectin.

Dari sanalah muncul tudingan dari ICW bahwa Moeldoko mempromosikan Ivermectin sebagai obat untuk Covid-19, yang kemudian menjadi sorotan luas dari masyarakat.

Menanggapi tudingan itu, Otto Hasibuan selaku penasihat hukum Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membantah kliennya mempromosikan Ivermectin sebagai obat untuk Covid-19.

"Saya kira tidak ada fakta bahwa Pak Moeldoko itu mempromosikan Ivermectin. Itu 'kan hanya yang disampaikan orang, di mana bukti-bukti bahwa Pak Moeldoko mempromosikan Ivermectin?" kata Otto Hasibuan dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (29/7/2021).

Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut Moeldoko dalam jabatannya sebagai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) punya hubungan dengan PT Noorpay Nusantara Perkasa, yaitu mengadakan program pelatihan petani di Thailand.

Baca juga: PAN Minta BPOM Segera Rampungkan Uji Klinis dan Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Ivermectin

Baca juga: Setelah Ivermectin, Obat Kolesterol Statin Kini Disebut Bisa Turunkan Risiko Kematian Covid-19

PT Noorpay sahamnya dimiliki oleh Sofia Koswara sebagai Wakil Presiden PT Harsen Laboratories, produsen Ivermectin.

"Makanya, saya minta kepada ICW, buktikan dulu dong. Kok, kesannya mempromosikan? Sama dengan saya, teman-teman saya di Peradi itu, kenyataannya banyak, selalu mencari Ivermectin, setiap ketemu dengan klien bicaranya selalu Ivermectin dan ternyata mereka minum kenyataannya betul-betul sembuh," ungkap Otto.

Otto pun menyebut Moeldoko tidak pernah menjadi "bintang iklan" yang membujuk masyarakat untuk mengonsumsi Ivermectin.

"'Kan tidak pernah begitu. Jadi, ini perlu kami bicarakan betul-betul kriteria mempromosikan seperti apa? Jadi, jangan dikait-kaitkan begitu, kalau mempromosikan beda 'kan," tambah Otto.

Baca juga: BPOM Bantah Surat Edaran Ivermectin Sebagai Obat Covid-19, LBH Kesehatan Minta Jokowi Turun Tangan

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved