Breaking News:

Virus Corona

Pedagang Buah Ini Bangkrut Gara-gara Covid-19, Nunggak Bayaran Sekolah Anak dan Rumah Kontrakan

Rudi (50), pedagang buah di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan, mengaku bisnisnya bangkrut pada masa pandemi Covid-19 ini.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Budi Sam Lau Malau
Pedagang buah, Rudy, ini bangkrut setelah berusaha bertahan selama masa pandemi Covid-19. Setelah dua bulan menganggur, dia bekerja sebagai petugas keamanan di perumahan. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Rudi (50), pedagang buah di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan, mengaku bisnisnya bangkrut pada masa pandemi Covid-19 ini.

Menurut warga Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Kota Tangerang Selatan itu, dia sudah berusaha terus menghidupkan usahanya, namun sia-sia.

Pada awal pandemi Covid-19 pada 2020, bapak dua anak ini belum mengalami dampaknya pada bisnis buah-buahannya.

"Awal-awal pandemi sampai akhir tahun 2020, saya masih bisa bertahan. Walau penghasilan menurun drastis, tapi kadang masih ada pemasukan rutin dari jualan buah di pasar," kata Rudi kepada wartakotalive.com, Kamis (29/7/2021).

"Tapi waktu pandemi kedua dari awal 2021 sampai PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat-Red). Anjloknya gila-gilaan. Jualan selalu rugi," kata Rudi.

Baca juga: Dampak PPKM Level 4 Diperpanjang, Para Pedagang Pasar Anyar Tangerang Menurun Drastis

Baca juga: Dampak Pandemi Covid-19, KPAI: Ribuan Anak Indonesia Berpotensi Kehilangan Orang Tua 

Dagangan buahnya kerap membusuk karena tidak laku atau dimakan sendiri.

"Beberapa kali pinjem uang untuk modal lagi, tapi nggak ketutup juga. Pembelinya nggak ada lagi di pasar mungkin karena PPKM. Sekarang orang mau beli buah aja, milih online," katanya.

Dagangan buahnya pun gulung tikar dan membiarkan lapaknya di Pasar Pondok Labu kosong selama sekitar 3 bulan ini.

"Belum berani jualan, lagian modalnya belum ada. Mikir juga saya, takut rugi besar lagi," kata pria yang sudah lebih 10 tahun berjualan buah di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Semua kesulitan keuangan selama pandemi Covid-19, berimbas juga pada uang sekolah anaknya yang berusia 10 tahun.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved