Serie A

Massimiliano Allegri Menolak Tawaran Real Madrid karena Cinta ke Juventus

Massimiliano Allegri menolak kesempatan untuk menjadi pelatih Real Madrid demi bisa kembali menangani Juventus. Dia mengaku mencintai Juventus.

Penulis: Merdi Iskandar | Editor: Merdi Iskandar
FourFourTwo
Massimiliano Allegri mengakui dirinya menolak kesempatan untuk menjadi pelatih Real Madrid demi bisa kembali menangani Juventus. Dia mengaku mencintai Juventus. 

WARTAKOTALIVE.COM -- JAKARTA Massimiliano Allegri mengakui dirinya menolak kesempatan untuk menjadi pelatih Real Madrid demi bisa kembali menangani Juventus. Dia mengaku mencintai Juventus.

Allegri kembali diperkenalkan kepada publik pada hari Selasa (27/7/2021). Pelatih asal Italia itu kembali lagi ke Turin setelah dua tahun meninggalkan Juventus.

Allegri mengaku menantikan tantangan untuk mengembalikan I Bianconeri ke puncak Serie A Italia, setelah dominasi mereka direbut oleh Internazionale Milano pada musim lalu.

Sejak Allegri meninggalkan Juventus, Maurizio Sarri dan Andrea Pirlo dianggap gagal menggantikannya, apalagi nama terakhir.

Sementara itu, Los Blancos tertarik mendatangkan Allegri setelah Zinedine Zidane meninggalkan Stadion Santiago Bernabeu lagi pada akhir musim 2020-2021.

Namun, tawaran dari Real Madrid itu ditolak oleh Allegri, karena dia punya cita-cita besar, yaitu membawa Juventus kembali jadi juara.

“Saya harus berterima kasih kepada Presiden Real Madrid atas kesempatan yang dia berikan kepada saya. Saya memilih Juventus karena cinta saya pada klub ini dan karena saya yakin kepada tim muda ini. Akan menyenangkan untuk melatih para pemain ini, tetapi kami juga harus menang. Ini adalah hal yang paling penting,” ujar Allegri dalam konferensi pers, Selasa (27/7/2021) waktu setempat.

“Saya merasa senang. Saya memiliki semua pemain muda, pemain-pemain bagus yang tampil bagus pada hari Sabtu di pertandingan uji coba pertama pada musim panas ini. Para pemain tim utama akan kembali. Mereka semua siap bertanding mulai Selasa. Sekarang bukan waktunya untuk membicarakan masa lalu, kami harus fokus kepada masa depan,” tambah Allegri.

“Saya berterima kasih kepada klub-klub lain yang telah mengajukan tawaran kepada saya, tetapi saya bangun pada pagi hari dan menelpon Andrea (Agnelli, Presiden Juventus), memintanya untuk bertemu. Saya bersyukur dia mengizinkan saya untuk kembali melatih dan menang itulah hal yang paling penting. Saya menonton banyak pertandingan selama masa istirahat saya, terutama pada akhir tahun kedua,” tutur Allegri.

“Saya memulai babak baru di Juventus. Tim ini terdiri dari banyak pemain muda yang perlu berkembang. Ada juga pemain-pemain berpengalaman, seperti (Cristiano) Ronaldo, (Giorgio) Chiellini, dan (Leonardo) Bonucci. Ketiganya harus menjadi nilai tambah bagi klub dan tim, membawa pengalaman dan teknik di lapangan, tetapi juga harus menjadi panutan bagi para pemain muda,” kata Allegri.

“Apa yang kami lakukan akan tetap ada di dalam sejarah. Dua tahun yang lalu kami memutuskan untuk berpisah dan saya bangga dengan cinta para penggemar. Mulai dari sekarang kami hanya perlu fokus di lapangan,“ kata Allegri.

“DNA Juventus adalah yang khusus, setiap kemenangan berasal dari apa yang dikerjakan sehari-hari. Saya menemukan tim yang memenangkan satu gelar dalam dua musim terakhir dan dua trofi lagi pada musim lalu. Mereka melakukan pekerjaan yang bagus dan saya memiliki tim yang bagus,” kata Allegri.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved