Breaking News:

Belum Ada Data Komprehensif, Persetujuan Raperda Covid-19 Tertunda. Ariza: Ini Hal Mendesak

Data-data tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dewan terkait usulan Pemprov DKI yang ingin memasukkan sanksi kurungan tiga bulan dalam Raperda itu

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
istimewa
Pantas Nainggolan Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Covid-19 meleset dari jadwal. Sedianya, persetujuan dilakukan pada Kamis (29/7/2021) , melalui rapat Paripurna antara Pemprov DKI Jakarta dengan DPRD DKI Jakarta.

Namun sampai sekarang, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta masih menunggu data komprehensif dari Pemprov DKI Jakarta terkait implementasi Perda Nomor 2 tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19.

Data-data tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dewan terkait usulan Pemprov DKI yang ingin memasukkan sanksi kurungan tiga bulan dalam Raperda tersebut.

Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta Pantas Nainggolan menjelaskan, sebetulnya DPRD DKI tidak mematok jadwal persetujuan Raperda tersebut menjadi Perda.

Baca juga: Andre Manika Meninggal Dunia, Nugie: Sugeng Tindak ke Rumah Bapa, Kangmasku

Baca juga: Urip Arphan Meninggal Dunia, Keluarga Sebut Derita Stroke Sejak Lama dan Bukan Akibat Covid-19

Kata dia, DPRD ingin mengetahui dulu sejauhmana efektivitas Perda Covid-19 di lapangan, sebelum masuk ke dalam materi pembahasan Raperda.

“Kami sedang tunggu laporan dari Pemprov DKI tentang pelaksanaan amanat Perda Nomor 2 tahun 2020. Kemarin (pekan lalu) kan eksekutif sudah menyampaikan paparannya, lalu kami minta supaya dievaluasi,” kata Pantas pada Kamis (29/7/2021).

“Kami minta data implementasi Perda secara komprehensif, supaya kami bisa evaluasi pelaksanaannya. Jadi pada prinsipnya belum ada revisi Perda,” tambah politikus PDI Perjuangan ini.

Menurutnya, pembahasan Raperda ini tidak terikat dengan pelaksanaan PPKM Level 4 yang dikeluarkan pemerintah pusat.

Baca juga: Dorong Industri Game Lokal Mendunia, Kominfo Gandeng AGI Gelar IDGX 2021

Baca juga: Greysia Polii/Apriyani Rahayu Sukses Kandaskan Pasangan China Du Yue/Li Yin Hui di Perempat Final

Meski nantinya PPKM Level 4 berakhir atau diganti dengan kebijakan lain, Perda lama yang dikeluarkan masih tetap berlaku. “PPKM nggak apa-apa jalan terus, karena Perda-nya kan masih pakai yang lama dan tetap berlaku,” ucap dia.

Mendesak

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved