Breaking News:

Pungli Bansos

Arief R Wismansyah Minta Kepolisian dan Kejaksaan Tindak Tegas Pelaku Pungli Bansos

Wali Kota Tangerang Arief R Wismanayah gusar melihat ada oknum yang berani memungli bansos di masa pandemi virus corona ini.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangeran Arief R Wismansyah meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti kasus pungli bansos dan menghukum dengan berat. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang menegaskan tidak akan mentolerir apabila ada oknum baik di tingkat RT RW PSM maupun Aparatur Sipil Negara Pemkot Tangerang yang melakukan perbuatan pungutan liar kepada masyarakat dalam penyaluran bantuan sosial di Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menegaskan Pemkot Tangerang tidak mentolerir tindakan pungutan liar di Kota Tangerang yang dilakukan dari pihak manapun terkait bantuan sosial termasuk pendamping PKH.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19, Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Lokasi Tempat Isolasi Pasien OTG

"Jika ada yang mengetahui atau mengalami adanya tindakan tersebut silahkan dilaporkan ke pihak berwajib, tidak perlu takut," ujar Arief, Kamis (29/7/2021).

"Apapun jenis bantuannya baik BST, BPNT maupun PKH, jika mengalami pungli silahkan laporkan," sambungnya.

Arief juga menekankan Pemkot Tangerang telah meminta jajaran kepolisian dan juga Kejaksaan Negeri untuk menindak tegas para pelaku pungli yang merugikan masyarakat khususnya penerima bansos.

"Silahkan dilaporkan dan akan ditindak dengan tegas," kata Arief.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melakukan sidak kepada masyarakat yang menerima Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako di RT 03/RW 03 Kota Tangerang.

Baca juga: Luna Maya Mengaku Pernah Bandel Semasa Remaja, Sering Tidur dan Nyontek di Kelas hingga Berantem

Sidak tersebut dilakukan Risma sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo untuk mempercepat penyaluran Bantuan Sosial (bansos) bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 dan juga seiring diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Salah seorang warga yang menerima BPNT, Ariyanih mengaku dimintai uang kresek oleh pihak terkait yang memberikannya bansos dari Mensos tersebut.

"Seharusnya ibu tidak mau dimintai uang kantong kresek atau apa pun namanya oleh pihak tertentu, sebab hak ibu penuh dan tanpa pemotongan sedikit pun. Ibu jangan takut saya jamin ya, jadi tulis surat soal ini kepada saya," ujar Tri Rismaharini saat melakukan sidak, Rabu (28/7/2021).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved