Breaking News:

Berita Jakarta

Selain Pasar, DKI Juga Wajibkan Pengunjung di Salon, Rumah Makan, hingga Akad Nikah Harus Divaksin

Perumda Pasar Jaya mewajibkan pedagang dan pengunjung pasar menunjukkan bukti vaksin berbentuk kartu/sertifikat/SMS.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
istimewa
Pelaksana tugas (Plt) Kadis Parekraf DKI Jakarta Gumilar Ekalaya 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan aturan baru tentang kewajiban vaksin Covid-19 bagi seseorang yang terlibat dalam sektor usaha pariwisata.

Di antaranya usaha salon; pangkas rambut; akad nikah; rumah makan, kafe dan restoran di ruang terbuka; serta penyedia jasa akomodasi.

Hal itu sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta Nomor 495 tahun 2021 tentang Perpanjang PPKM Level 4 Covid-19 pada Sektor Usaha Pariwisata.

Surat itu ditetapkan Plt Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta Gumilar Ekalaya pada Senin (26/7/2021), dan berlaku dari Senin (26/7/2021) sampai Senin (2/8/2021).

Baca juga: Dapat Vaksin Covid-19, Siswa SMK Satria Srengseng: Lu Rugi Kalau Enggak Divaksin!

“Kegiatan usaha salon/barbershop yang berada pada lokasi tersendiri dan tidak berada pada pusat perbelanjaan/mal diizinkan beroperasional dan hanya melakukan pelayanan/perawatan rambut dengan protokol kesehatan lebih ketat,” kata Gumilar yang dikutip dari SK tersebut pada Rabu (28/7/2021).

“Karyawan dan pengunjung diwajibkan sudah melakukan vaksinasi (dibuktikan dengan sertifikat vaksin). Untuk jam operasional dari pukul 10.00-20.00,” tambahnya.

Sementara untuk kegiatan akad nikah/pemberkatan/upacara pernikahan di hotel dan gedung pertemuan, kapasitas maksimal pengunjung yang hadir 20 persen dari kapasitas ruangan atau maksimal 30 orang.

Penyelenggara acara juga dilarang menerapkan makan di tempat, sehingga penyediaan makanan hanya diperbolehkan dalam tempat tertutup dan untuk dibawa pulang.

Baca juga: Kelurahan Cibubur Targetkan Vaksinasi Covid-19 Untuk 67.471 Orang, Belum Terpenuhi Semuanya

Baca juga: Anggota DPR Dapat Fasilitas Isoman di Hotel Bintang Tiga, Krisdayanti: Buang-buang Anggaran

“Seluruh keluarga/tamu dan petugas diwajibkan sudah melakukan vaksinasi. Jam operasionalnya dari pukul 06.00-20.00,” imbuhnya.

Sedangkan untuk penyedia jasa akomodasi dapat beroperasi 100 persen danjam operasionalnya selama 24 jam.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved